Berita

Halalbihalal PCM Jebres Solo Meriah dengan Wayang Golek Pitutur

PWMJATENG.COM, – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jebres Solo menggelar halalbihalal di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Kandangsapi, Kamis, 16 April 2026. Kegiatan bertema “Memperkuat Ukhuwah, Mempererat Persaudaraan” ini berlangsung hangat dan meriah dengan sajian Wayang Golek Pitutur.

Acara tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi keluarga besar Muhammadiyah di wilayah Jebres setelah Idulfitri. Hadir dalam kegiatan itu Ketua PCM Jebres Bambang Condro Haryadi, Ketua PCA Retno, jajaran pimpinan, serta keluarga besar amal usaha Muhammadiyah.

Ketua panitia Mar’athus Sholihah Isnaini menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Kegiatan ini turut dikoordinasikan oleh sekretaris panitia, Joko Haryanto.

Sejumlah lembaga pendidikan Muhammadiyah juga hadir, di antaranya SD Muhammadiyah 2, 6, 8, dan 18 Solo, MTs Muhammadiyah Solo, SMP Muhammadiyah 7 Solo, MA Muhammadiyah, serta IGABA.

PCM Jebres Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Dalam sambutannya, Ketua PCM Jebres Bambang Condro Haryadi menegaskan bahwa halalbihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga sarana untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperkokoh sinergi antarwarga Muhammadiyah.

“Semangat kebersamaan ini harus terus dijaga agar Muhammadiyah semakin kuat dalam dakwah, pendidikan, dan pelayanan umat,” tuturnya.

Menurutnya, suasana kebersamaan setelah Ramadan perlu dijaga sebagai kekuatan bersama dalam mengembangkan dakwah dan pelayanan sosial di tengah masyarakat.

Wayang Golek Pitutur Hidupkan Suasana Halalbihalal

Kegiatan semakin semarak dengan penampilan Wayang Golek Pitutur oleh Ki Pujiono. Melalui dakwah budaya yang komunikatif dan penuh hikmah, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya mengakui kesalahan, saling memaafkan, dan menjaga semangat kebaikan setelah Ramadan.

Dalam pituturnya, Pujiono, anggota Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah, menjelaskan bahwa manusia tidak luput dari kesalahan. Namun, yang terpenting adalah keberanian untuk mengakui, memperbaiki, dan saling memaafkan.

“Halalbihalal adalah ruang untuk membersihkan hati dari salah sangka, salah ucap, dan salah sikap. Ruh Ramadan yang telah melatih kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri harus terus dipertahankan setelah bulan suci berlalu,” ungkapnya.

Pesan tersebut mendapat sambutan hangat dari para hadirin. Dengan balutan seni wayang golek yang sarat nilai moral, suasana pengajian terasa hidup, akrab, dan penuh makna.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antarkeluarga besar Muhammadiyah. Kegiatan ini memperkuat komitmen bersama untuk terus menjaga persaudaraan dan semangat dakwah.

Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/