Berita

Halal Bihalal KOPMA UMS Dorong Profesionalisme Berbasis Nilai Islam

PWMJATENG.COMSURAKARTA — Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Halal Bihalal bertema “Mempererat Silaturahmi dalam Bingkai Kebersamaan untuk Mewujudkan Harmoni dan Profesionalisme” pada Jumat (3/4) di Ruang Meeting Besar Griya Mahasiswa UMS.

Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus, anggota KOPMA UMS, serta perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) selingkung UMS. Agenda tahunan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus refleksi pasca-Ramadan.

Ketua KOPMA UMS, Rieby Queennana Agustin R., mengatakan Halal Bihalal merupakan kegiatan rutin yang digelar untuk mempererat hubungan antarpengurus, anggota, dan peserta dari berbagai UKM di lingkungan kampus.

“Acara ini adalah kegiatan tahunan yang diadakan KOPMA UMS serta menjadi ajang refleksi pasca Ramadan sekaligus penguatan tali silaturahmi antara anggota, pengurus, dan peserta dari berbagai UKM kampus UMS,” ujarnya.

Ajang Silaturahmi Pascaramadan

Melalui kegiatan ini, KOPMA UMS ingin memperkuat kebersamaan di antara elemen organisasi mahasiswa. Halal bihalal juga menjadi ruang untuk meneguhkan semangat kolaborasi dan etos kerja organisasi setelah Ramadan.

Acara menghadirkan Fazlur Rahman Rosyadi, Lc., dosen Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) UMS, sebagai pemateri utama.

Tausiyah tentang Menahan Hawa Nafsu

Dalam tausiyahnya, Fazlur menekankan pentingnya mengendalikan hawa nafsu setelah menjalani puasa Ramadan. Menurutnya, kemenangan sejati bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mampu mengendalikan diri dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan memandang Islam sebagai pengetahuan yang mandek di kepala saja tanpa sampai ke hati, sehingga tidak diamalkan. Muara dari Islam adalah amalan nyata, baik dalam muamalah kepada Allah maupun sesama manusia. Kita harus menjadikan Islam sebagai way of life, sebuah pandangan hidup yang berlandaskan tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah,” ujarnya.

Empat Pilar Pribadi Profesional

Fazlur juga menyampaikan empat pilar pribadi profesional yang perlu dimiliki mahasiswa. Pilar tersebut meliputi skill atau keahlian sebagai bentuk kompetensi, konsistensi dalam menjalankan tugas, tanggung jawab atas amanah, dan kejujuran sebagai wujud integritas moral.

“Konsistensi adalah keteguhan dalam menjalankan tugas, tanggung jawab adalah kesadaran atas amanah pribadi di hadapan Allah, serta kejujuran mencerminkan integritas moral dalam setiap tindakan,” katanya.

Ia menambahkan, mahasiswa perlu belajar dengan orientasi pengembangan diri, bukan semata-mata mengejar nilai akademik.

“Perlu bagi kita melandaskan diri dengan ajaran Islam, supaya ketika sukses nanti, kita sadar bahwa keberhasilan itu bukan semata-mata karena kerja keras kita, melainkan ada pertolongan Allah di dalamnya,” imbuhnya.

Menjadikan Islam sebagai Pandangan Hidup

Halal Bihalal KOPMA UMS berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Fazlur. Melalui kegiatan ini, KOPMA UMS berharap nilai kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme terus tumbuh dalam aktivitas perkoperasian dan kehidupan organisasi mahasiswa di lingkungan kampus.

Kontributor : Farhan
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/