Berita

Abdul Mu’ti Buka IMSO 2026 di Depok, Dorong Generasi Muda Kuasai STEM

PWMJATENG.COM, DEPOK — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti membuka ajang International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) 23 di Depok, Jawa Barat, Sabtu (3/10/2026). Pembukaan kompetisi tingkat dunia ini berlangsung di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen. Selanjutnya, acara tersebut menyedot perhatian ratusan talenta muda internasional.

Melalui agenda IMSO 2026 ini, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kompetisi tidak sekadar menjadi tempat beradu nilai akademik. Namun, forum internasional ini juga menjadi ruang strategis yang mempertemukan murid-murid terbaik dunia.

“IMSO adalah salah satu kegiatan akademik yang paling penting. Selain itu, partisipasinya selalu meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini menjadi salah satu parameter bahwa kegiatan ini sangat populer dan menginspirasi,” ujar Abdul Mu’ti saat memberikan sambutan.

Dorong Penguatan Pendidikan STEM Nasional

Selaras dengan agenda besar Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti menilai IMSO 2026 memegang peranan kunci. Kegiatan ini terbukti mampu memperkuat kapasitas murid di bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM). Oleh sebab itu, kebijakan tersebut menjadi fondasi utama pemerintah dalam mencetak pemimpin masa depan.

Oleh karena itu, Abdul Mu’ti berharap pelaksanaan IMSO 2026 dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Di samping itu, menteri juga mengajak seluruh peserta asing untuk menikmati kekayaan budaya tanah air.

“Silakan para peserta bisa mengeksplor keindahan Indonesia,” tambahnya.

Diikuti Peserta dari 23 Negara

Tahun ini, gelaran IMSO 23 berhasil mengumpulkan perwakilan pelajar terbaik dari 23 negara. Sejalan dengan hal tersebut, kehadiran para peserta mencerminkan antusiasme tinggi masyarakat global terhadap olimpiade ini.

Para peserta tersebut antara lain berasal dari Bangladesh, Botswana, Bulgaria, China, Ghana, Hong Kong, India, Kazakhstan, dan Laos. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Malaysia, Mongolia, Maroko, Nepal, Filipina, Singapura, Afrika Selatan, Sri Lanka, Tajikistan, Thailand, Amerika Serikat, Uzbekistan, Vietnam, serta tuan rumah Indonesia.

Melalui sinergi internasional ini, Kemendikdasmen terus berkomitmen melahirkan generasi unggul. Hasilnya, para siswa siap menjadi calon pemimpin masa depan yang berdaya saing global.

Kontributor: Hendra/ Yanuri
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *