Mengenal Akar Perjuangan, Siswa MTs Muhammadiyah Imam Syuhodo Field Trip ke Museum Muhammadiyah UAD

PWMJATENG.COM, SUKOHARJO – Sebanyak 303 siswa MTs Muhammadiyah Pontren Imam Syuhodo melaksanakan kunjungan ke Museum Muhammadiyah UAD pada Selasa, 5 Mei 2026. Seluruh peserta yang terdiri dari kelas VII dan VIII ini mengikuti rangkaian field trip edukatif untuk memperdalam literasi sejarah.
Kepala Madrasah, Muhammad Isa Malik Ibrahim, menegaskan pentingnya pembelajaran luar kelas ini. Beliau ingin para siswa mengenal langsung nilai-nilai perjuangan organisasi melalui koleksi yang tersedia.
Belajar Sejarah Muhammadiyah Secara Visual
Pihak sekolah berharap kunjungan ke Museum Muhammadiyah UAD mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam. Oleh karena itu, para siswa berinteraksi langsung dengan berbagai dokumentasi sejarah yang ada di lokasi.
“Kami ingin siswa mengambil nilai positif dari perjalanan organisasi ini,” ujar Isa Malik. Selain itu, metode ini terbukti lebih efektif daripada sekadar membaca buku teks di dalam kelas.
Salah satu siswa kelas VII, Raihan, mengungkapkan kegembiraannya selama mengikuti agenda tersebut. Baginya, pengalaman melihat koleksi asli secara visual membuatnya lebih cepat menangkap informasi sejarah.
“Saya sangat senang. Belajar di museum ini jauh lebih seru karena kita bisa melihat bukti sejarah secara nyata,” ungkap Raihan penuh semangat.
Destinasi Wisata Edukasi di Yogyakarta
Selain mengunjungi Museum Muhammadiyah UAD, rombongan juga menyambangi beberapa lokasi menarik lainnya. Mereka belajar proses produksi di Tugu Chocolate Factory dan melihat industri kreatif di pabrik kaos Jogja.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para siswa menikmati pemandangan di HeHa Sky View. Jadi, perjalanan ini tidak hanya memberikan ilmu baru, tetapi juga menyegarkan pikiran para siswa.
Melalui agenda ini, madrasah optimis wawasan siswa akan semakin luas. Pengalaman belajar yang menyenangkan ini pun menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan pengetahuan sejarah mereka.
Baca Juga: UAD Terima Kunjungan Duta Besar Inggris, Bahas Transisi Energi Berkeadilan
Kontributor: Dimas Sanjaya
Editor: Al-Afasy



