Berita

Cegah Salah Pilih Jurusan Kuliah, FKIP UHAMKA Gandeng SMA Trisoko Jakarta Gali Potensi Siswa

PWMJATENG.COM, JAKARTA — Fenomena mahasiswa yang merasa keliru mengambil bidang studi masih menjadi momok menakutkan dalam dunia pendidikan tinggi. Mengantisipasi hal tersebut, Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UHAMKA menggelar kolaborasi akademik bersama SMA Trisoko Jakarta, Sabtu (23/5/2026). Langkah nyata ini bertujuan membekali para siswa agar terhindar dari risiko salah pilih jurusan kuliah saat melanjutkan studi.

Sebanyak 74 siswa kelas XII SMA Trisoko Jakarta menghadiri acara pelepasan tersebut dengan didampingi orang tua masing-masing. Kehadiran para wali murid ini menjadi bentuk dukungan moral yang sangat penting. Melalui sinergi ini, anak dan orang tua dapat menyelaraskan visi dalam menentukan arah masa depan pendidikan yang tepat.

Dampak Buruk Salah Jurusan Bagi Mahasiswa

Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi UHAMKA, Dr. Trisni Handayani, M.Pd., membeberkan fakta mengejutkan mengenai dunia perkuliahan. Berdasarkan berbagai temuan riset, sekitar 87 persen mahasiswa di Indonesia mengaku salah pilih jurusan kuliah. Kondisi keliru ini kerap memicu kejenuhan mental (burnout), menurunkan motivasi belajar, hingga merusak prestasi akademik siswa.

“Tekanan orang tua, tren ikut-ikutan teman, serta kurangnya riset mendalam menjadi penyebab utama masalah ini,” jelas Trisni.

Akibatnya, banyak lulusan perguruan tinggi akhirnya bekerja pada bidang yang tidak sesuai dengan keilmuan mereka. Guna memutus rantai masalah tersebut, FKIP UHAMKA hadir menawarkan solusi ruang belajar yang positif dan terarah. Kampus ini menyediakan 13 program studi pilihan, dengan rincian 10 program studi terakreditasi Unggul dan 3 program studi terakreditasi Baik.

Mengenali Potensi Diri Sejak Dini

Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling UHAMKA, Dr. Eka Heryani, M.Pd., Kons., turut membagikan pandangan psikologisnya. Ia menegaskan bahwa mengenali potensi diri merupakan fondasi utama sebelum menentukan masa depan. Pemahaman yang matang mengenai bakat dan minat akan membuat keputusan karier siswa menjadi lebih terarah.

“Kecerdasan dan minat adalah modal utama seseorang untuk berkembang secara optimal di bangku kuliah,” tutur Eka.

Melalui pengenalan potensi diri yang baik, siswa tidak akan mudah goyah oleh pengaruh luar. Pihak kampus kemudian mengenalkan Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UHAMKA yang memiliki profil lulusan luas. Selain menjadi pendidik, lulusannya sukses berkarier sebagai edupreneur, entrepreneur, hingga assistant account officer di industri perbankan.

Menyiapkan Profil Lulusan Adaptif

Selain pendidikan ekonomi, Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) UHAMKA juga menawarkan prospek karier yang tidak kalah cemerlang. Lulusannya dipersiapkan menjadi konselor profesional yang memiliki nilai-nilai profetik. Selain itu, mereka juga berpeluang besar menjadi pengusaha konseling (edupreneur counseling) yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Melalui kegiatan kolaborasi akademik ini, kedua institusi berharap para lulusan SMA Trisoko Jakarta memiliki peta jalan masa depan yang lebih benderang. Pemahaman yang utuh mengenai bakat pribadi akan memandu mereka memilih program studi terbaik. Dengan demikian, bayang-bayang ketakutan salah pilih jurusan kuliah tidak perlu terjadi lagi pada generasi muda kita.

Kontributor: Hendra Apriyadi
Editor: Ayma

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/