Berita

Buka Muktamar Nasyiatul Aisyiyah di Solo, PP Muhammadiyah Ingatkan Kader Hindari Budaya Partai Politik

PWMJATENG.COM, SURAKARTA –  Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengapresiasi suksesnya gelaran Tanwir dan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah ke-15. Acara besar ini berlangsung di Solo, Jawa Tengah. Pengurus pusat menilai panitia berhasil menjalankan amanat organisasi dengan baik.

Ketua PP Muhammadiyah, Agung Danarto, menyampaikan pujian ini secara langsung. Beliau membuka agenda Tanwir Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Lor In Solo pada Kamis (6/8/2026). Selanjutnya, Agung berharap seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar. Ia meminta peserta selalu mengedepankan budaya musyawarah khas Muhammadiyah.

“Kualitas dan integritas kader menjadi hal utama. Silakan berkontestasi, tetapi selalu junjung tinggi semangat ukhuwah islamiyah,” tegas Agung.

Kemudian, ia mengingatkan peserta agar tidak meniru budaya partai politik. Menurutnya, pemenang tidak boleh memonopoli kekuasaan dan meninggalkan pihak yang kalah.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Tengah, Tafsir, menyambut para peserta dengan hangat. Ia lalu menjelaskan makna kata “tanwir” yang berarti penyinaran atau pencerahan. Oleh karena itu, forum ini memikul nilai filosofi yang sangat dalam bagi umat.

Tafsir juga menaruh harapan besar pada permusyawaratan ini. Ia meminta peserta tidak sekadar menjalankan mekanisme organisasi. Lebih dari itu, ajang Muktamar Nasyiatul Aisyiyah harus menelurkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Tanwir ini bukan sekadar ajang pemilihan pengurus. Kita juga bermusyawarah merumuskan program-program yang bermanfaat ke depan,” ujar Tafsir.

Karena itu, ia mendoakan pengurus baru kelak mampu membawa organisasi ini melangkah lebih maju.

Kiprah Perempuan Muda Berkemajuan

Pada kesempatan berbeda, Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, memaparkan tema utama acara. Ia menyebut panitia mengusung gagasan perempuan muda berkemajuan untuk peradaban berkelanjutan. Tema ini merefleksikan visi besar para kader ke depan.

Menurut Ariati, tema itu merepresentasikan kiprah nyata dan kontribusi kader di tengah masyarakat. Ia menegaskan, nilai-nilai perjuangan organisasi harus terus memberi dampak positif bagi umat.

Pada akhirnya, seluruh rangkaian Muktamar Nasyiatul Aisyiyah ini siap mencetak generasi penerus yang unggul dan beradab.

Kontributor: Tegar S. Ahimza
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/