Dai MUI Pusat Sebut Iman dan Manfaat bagi Sesama sebagai Kunci Bahagia Dunia Akhirat

PWMJATENG.COM, Surakarta — Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko, memaparkan dua kunci bahagia dunia dan akhirat dalam pengajian halalbihalal TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Joyosuran, Pasar Kliwon, Surakarta, Sabtu (4/4/2026).
Dalam ceramahnya, Dwi Jatmiko menyampaikan bahwa kebahagiaan dunia dan akhirat dapat diraih dengan memperkuat iman kepada Allah serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. Menurutnya, semangat saling memaafkan dalam momentum halalbihalal juga menjadi bagian penting dalam mempererat silaturahmi dan membentuk pribadi bertakwa.
“Kunci sukses dunia akhirat adalah dengan beriman kepada Allah dengan sebenar-benarnya iman dan bermanfaat bagi orang lain,” ujar Dwi Jatmiko.
Ia menjelaskan, umat Islam setiap hari memohon petunjuk kepada Allah melalui bacaan dalam salat, termasuk doa memohon jalan yang lurus. Karena itu, menurut dia, permohonan tersebut harus disertai iman yang kuat dan kedekatan dengan Al-Qur’an.
Ia juga mengutip hadis Nabi Muhammad saw. tentang keutamaan membaca Al-Qur’an. Menurutnya, Al-Qur’an akan memberi syafaat kepada pembacanya pada hari kiamat. Karena itu, ia mengajak peserta pengajian untuk membiasakan diri membaca dan memahami Al-Qur’an, setidaknya melalui terjemahan.
Selain itu, Dwi Jatmiko mengingatkan pentingnya menyiapkan generasi penerus yang kuat dalam akidah, ibadah, ilmu, dan ekonomi. Ia mengutip Surah An-Nisa ayat 9 tentang peringatan agar tidak meninggalkan keturunan yang lemah.
“Allah memperingatkan hamba-Nya agar jangan sampai meninggalkan keturunan yang lemah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan bahwa orang bertakwa adalah pribadi yang dermawan, mampu menahan amarah, mudah memaafkan, dan tidak mudah bertengkar. Ia mengajak wali murid untuk terus belajar dan mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak.
Pengajian halalbihalal tersebut dihadiri guru dan wali murid TK ABA Joyosuran. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah.
Kontributor: Dwi Jatmiko
Editor: Al-Afasy



