Dosen UMS Terpilih Ikuti Pelatihan Bahasa Arab Eksklusif di Makkah
PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Dua dosen UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta) sukses menembus program internasional di Arab Saudi. Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag., dan Dr. Ainur Rhain, M.Th.I., mengikuti pelatihan bahasa Arab tingkat dunia. Mereka belajar intensif di Universitas Umm Al-Qura, Makkah, sejak 2 hingga 23 Juli 2026.
Kehadiran dua dosen UMS ini menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam mendunia. Pimpinan Pusat Muhammadiyah memfasilitasi keberangkatan mereka lewat Muhammadiyah Scholarship Agency (MSA). Di sana, perwakilan Universitas Muhammadiyah Surakarta bergabung bersama 56 peserta terpilih dari berbagai lembaga pendidikan.
Metode Inovatif dari Pakar Umm Al-Qura
Selama program berjalan, mereka menerima ilmu langsung dari para profesor senior Timur Tengah. Tokoh besar seperti Prof. Dr. Hasan bin Abdul Hamid Bukhari memimpin kelas interaktif ini. Para pengajar mengajarkan strategi belajar bahasa Arab yang interaktif, komunikatif, dan menyenangkan.
Pelatihan ini berfokus penuh pada penguatan empat keterampilan berbahasa utama. Peserta mengasah kemampuan menyimak, berbicara, membaca, hingga menulis dengan standar internasional. Alhasil, metode pedagogi modern ini siap diterapkan untuk memajukan pendidikan di Indonesia.
Belajar Langsung di Masjidil Haram
Pengalaman berharga juga dirasakan oleh Dr. Ainur Rhain saat sesi perkuliahan. Ia menerima penghargaan buku gratis dari Dr. Aiman bin Ahmad Al-Mansury karena keaktifannya. Momentum tersebut melengkapi keberhasilan para dosen UMS dalam membangun jejaring akademik global.
Selain jadwal padat di kampus Universitas Umm Al Qura, peserta juga mengikuti kegiatan religius. Pada sore hari, mereka mendalami halaqah tahfiz dan ilmu qiraah di Masjidil Haram. Pembelajaran suci ini mendapat bimbingan langsung dari para ulama besar, termasuk Syeikh Basim Al-Luhyani.
Melalui program ini, Universitas Muhammadiyah Surakarta optimis mutu akademik kampus akan semakin meningkat. Ilmu baru dari Makkah ini siap memperkaya kurikulum lokal. Dampak positifnya, kompetensi global para dosen UMS akan mempercepat langkah internasionalisasi persyarikatan.
Kontributor: Fika
Editor: Alafasy



