Bebas Perundungan, MPLS SMK Muhammadiyah 2 Boja 2026 Fokus Cetak Kader Berkarakter
PWMJATENG.COM, KENDAL – Sebanyak 645 siswa baru mengikuti pembukaan MPLS SMK Muhammadiyah 2 Boja tahun ajaran 2026/2027 pada Senin, 13 Juli 2026. Pihak sekolah mengemas kegiatan masa pengenalan ini dengan konsep ramah anak yang menyenangkan untuk membentuk karakter unggul sejak hari pertama masuk sekolah.
Langkah kreatif ini berjalan bukan tanpa alasan. Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin, menegaskan bahwa seluruh rangkaian MPLS SMK Muhammadiyah 2 Boja mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Regulasi tersebut menuntut lembaga pendidikan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan kekerasan.
“Kami menerjemahkan arahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara konkret di lapangan. Hasilnya, sekolah menyajikan konsep ramah anak dan ramah lingkungan yang jauh dari kesan menakutkan,” ujar Nur Khirin saat memberikan sambutan pembukaan.
Atmosfer positif tersebut langsung terasa sejak upacara bendera dimulai. Ratusan peserta didik baru yang terbagi dalam 12 kelompok belajar menyimak pemaparan materi dengan antusias di dalam ruang kelas.
Keunikan Fortasi 2026
Selain pengenalan fisik lingkungan, keunikan sekolah ini terletak pada hadirnya Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa atau Fortasi 2026. Agenda khusus persyarikatan tersebut berlangsung selama dua hari penuh setelah sesi orientasi umum selesai.
Ketua Panitia MPLS, Lina Murniasih, menjelaskan bahwa Fortasi 2026 menjadi jembatan penting untuk menyemai benih kepemimpinan. Melalui forum ini, para pengajar mempersiapkan anak didik agar tumbuh menjadi kader berkarakter berkemajuan.
“Kegiatan ini berlangsung selama lima hari hingga Jumat nanti. Kami menyisipkan materi budaya positif dan bijak bermedia sosial agar mereka siap menghadapi tantangan zaman digital,” kata Lina di sela-sela memantau jalannya acara.
Kolaborasi Lintas Sektor
Guna memperkaya wawasan siswa, manajemen sekolah juga menggandeng berbagai instansi luar. Langkah kolaboratif tersebut menghadirkan pihak Puskesmas untuk memberikan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus aktivasi layanan Satu Sehat.
Di sisi lain, perwakilan Polsek dan Koramil Boja turut turun tangan mengisi ruang kelas. Para aparat penegak hukum tersebut menanamkan nilai disiplin serta mengedukasi siswa mengenai bahaya narkoba dan judi online.
Sementara itu, Pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) bersama Hizbul Wathan setia mengawal pergerakan adik tingkat mereka. Kolaborasi apik antara guru dan organisasi otonom ini memastikan tidak ada celah bagi tindakan perundungan sekecil apa pun selama acara berlangsung.
Melalui penyambutan yang humanis ini, sekolah berharap kenyamanan belajar langsung terbangun sejak awal masa studi. Dengan demikian, seluruh lulusan dari enam program keahlian di SMK Muhammadiyah 2 Boja tidak hanya menguasai keterampilan vokasi, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia. Agenda penutupan MPLS SMK Muhammadiyah 2 Boja dijadwalkan berakhir pekan ini dengan komitmen bersama menolak segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah.
Kontributor: Humas SMK Muhammadiyah 2 Boja
Editor: Alafasy



