Gaya Baru Berorganisasi: Cara Gen Z di Jepara Bantu Pengurus Senior Muhammadiyah Melek Digital
PWMJATENG.COM, JEPARA – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kembang, Jepara, tancap gas mempercepat digitalisasi Muhammadiyah melalui pelatihan khusus agen dan verifikator SatuMU di Masjid At-Taqwa, Ahad (7/6/2026). Langkah ini melibatkan sinergi lintas generasi untuk memodernisasi tata kelola data organisasi melalui aplikasi MASA.
PCM Kembang mengambil langkah progresif dalam mempercepat digitalisasi organisasi. Mereka baru saja membekali agen dan verifikator dengan keterampilan mengelola data melalui sistem SatuMU. Kegiatan bimbingan teknis ini berlangsung di Masjid At-Taqwa, PRM Sumanding, Jepara.
Mengikis Kesenjangan Teknologi Antar-Generasi
Ketua PCM Kembang, KH Achmadi, S.Pd., menekankan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan mutlak bagi organisasi modern. Ia melihat sistem digital sebagai kunci utama dalam meningkatkan tertib administrasi persyarikatan secara terukur.
“Pemanfaatan sistem digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam pengelolaan organisasi modern,” ujar KH Achmadi.
Ia menaruh harapan besar pada keterlibatan kaum muda dalam transisi teknologi ini. Kehadiran generasi milenial dan Gen Z menjadi jembatan krusial untuk mengatasi berbagai hambatan teknologi yang selama ini dihadapi oleh para pengurus senior di tingkat ranting.
Praktik Langsung Sistem SatuMU
Sekretaris PCM Kembang, Dwi Suprapto, memandu langsung jalannya pelatihan teknis tersebut. Ia membedah konsep dasar Satu Data Muhammadiyah (SatuMU) serta tanggung jawab krusial para agen dan verifikator di lapangan.
“Kami fokus pada penggunaan Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM) dan E-KTAM sebagai instrumen pendataan anggota yang lebih akurat dan terintegrasi,” tegas Dwi Suprapto.
Peserta tidak hanya menyimak materi teori, namun juga melakukan praktik langsung menggunakan aplikasi Muhammadiyah ‘Aisyiyah Super App (MASA). Pada sesi simulasi, agen dan verifikator PRM Sumanding, Hariyanto dan Jumari, sukses mempraktikkan proses verifikasi anggota baru melalui sistem E-KTAM yang baru saja bermigrasi data.
Komitmen Muhammadiyah yang Adaptif
Pelatihan ini menarik antusiasme tinggi dari berbagai unsur persyarikatan. Mulai dari Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA), Nasyiatul ‘Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, hingga pengelola pondok pesantren hadir untuk memastikan kelancaran implementasi layanan digital.
PCM Kembang optimis bahwa langkah ini akan membuat pengelolaan data semakin tertata rapi. Inovasi ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Muhammadiyah dalam membangun organisasi yang adaptif terhadap tantangan era digital masa kini.
Kontributor: Dwi
Editor: Alafasy



