Berita

Dosen PAI UMS Sabet Penghargaan Top Lecturer AICIRE 2026 Lewat Publikasi Internasional

PWMJATENG.COMSURAKARTA — Prestasi membanggakan kembali mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Surakarta di kancah nasional. Dosen PAI UMS, Nurul Latifatul Inayati, S.Pd.I., M.Pd.I., sukses menyabet penghargaan Top Lecturer in International PAI Publication pada ajang Annual International Conference on Islamic Religious Education (AICIRE) 2026.

Perkumpulan Program Studi Pendidikan Agama Islam Indonesia (PPPAII) bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyerahkan langsung apresiasi tersebut di Bandung. Penyerahan penghargaan berlangsung meriah dalam rangkaian forum internasional yang digelar pada 14–16 Juli 2026.

Apresiasi bergengsi ini menjadi bentuk rekognisi nyata atas dedikasi dosen PAI UMS tersebut dalam memperkuat budaya akademik. Selain itu, penganugerahan ini mengukuhkan kontribusi aktifnya pada pengembangan publikasi ilmiah internasional di bidang Pendidikan Agama Islam.

Komitmen Mengembangkan Publikasi Ilmiah Internasional

Saat ditemui pada Minggu (26/7/2026), Nurul Latifatul Inayati mengungkapkan rasa syukur mendalam atas pencapaian ini. Menurutnya, capaian tersebut lahir dari komitmen kuat untuk terus memajukan riset yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi amanah sekaligus motivasi bagi saya untuk terus berkarya melalui penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas,” ujar Nurul.

Ia menekankan bahwa karya akademik hendaknya tidak sekadar memperkaya riset, tetapi juga menjawab tantangan global. Lebih lanjut, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh institusi tempatnya mengabdi.

Manajemen kampus terus memfasilitasi para pengajar untuk meningkatkan kapasitas diri. Oleh karena itu, iklim akademik yang kondusif di FAI UMS terbukti mampu memicu produktivitas para akademisi.

Dorong Orientasi Riset Berdaya Saing Global

Penghargaan yang diterima Dosen PAI UMS ini sejalan dengan komitmen program studi dalam menguatkan Tridharma Perguruan Tinggi. Melalui penguatan riset, kampus mendorong penciptaan inovasi pendidikan Islam yang kian berdaya saing di tingkat dunia.

Pihak pengelola program studi pun berharap pencapaian ini menularkan semangat positif. Harapannya, makin banyak akademisi yang terdorong melahirkan karya inovatif dan relevan.

Sementara itu, ajang AICIRE 2026 sendiri merupakan forum bergengsi yang mempertemukan para peneliti serta praktisi pendidikan Islam dari berbagai penjuru daerah. Melalui konferensi tahunan ini, para peserta saling berbagi riset mutakhir sekaligus memperluas jaringan kolaborasi ilmiah.

Kontributor: Fika
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/