Berita

BEM UMP Tuntaskan Misi Kemanusiaan di Sumut: Pulihkan Ekosistem dan Ekonomi Pascabencana

PWMJATENG.COM, TAPANULI SELATAN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) resmi menuntaskan Program Mahasiswa Berdampak di Desa Batuhula, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Selama satu bulan penuh (28 Januari – 28 Februari 2026), tim lintas program studi UMP terjun langsung melakukan pemulihan pascabencana melalui program inisiasi Kemendiktisaintek.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UMP mampu menghadirkan solusi adaptif dan solutif bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah yang jauh dari homebase institusi.

Dosen Pembimbing, Ns. Endiyono, S.Kep., M.Kep., menjelaskan bahwa program ini mencakup berbagai agenda strategis yang menyentuh akar permasalahan di lapangan. Fokus utama terletak pada rehabilitasi lahan menggunakan sistem Agroforestry Terintegrasi guna mempercepat pemulihan ekosistem yang rusak sekaligus mencegah bencana susulan.

Tak hanya itu, mahasiswa juga menghadirkan inovasi teknologi tepat guna seperti mesin pencacah (chopper) portable, pembuatan briket arang limbah kayu, hingga pemanfaatan Starlink sebagai alternatif akses internet untuk memecahkan hambatan komunikasi di daerah bencana.

“Kami juga menjalankan program Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember), ekonomi kreatif, Pos Bantuan Hukum (Posbakum), serta layanan kesehatan dan trauma healing melalui pendekatan psikososial-spiritual,” urai Ns. Endiyono.

Ketua Mahasiswa Berdampak, Na’ilul Latifah, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah momentum pembelajaran kontekstual. “Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi belajar dari detak jantung masyarakat. Program ini membentuk kepedulian sosial, kepemimpinan, dan kemampuan problem solving yang nyata,” tegasnya.

Kehadiran tim BEM UMP di Pos Pelayanan (Posyan) Muhammadiyah Batuhula disambut hangat oleh warga. Koordinator Posyan, Yelpi Pulungan, mengapresiasi kolaborasi apik antara mahasiswa, penyintas, MDMC Tapanuli Selatan, serta perangkat desa setempat.

Dengan berakhirnya program ini, BEM UMP berharap sistem penyangga lingkungan yang telah dibangun dapat menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi warga melalui hasil hutan dan hortikultura. Mahasiswa UMP telah membuktikan perannya sebagai agen perubahan yang tidak hanya bicara teori, tetapi berdampak nyata bagi Indonesia.

Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/