Berita

Bedah Luka di Balik Canda: Mahasiswa KKN-Dik UMS Lawan Bullying di SMPM 2 Baturetno

PWMJATENG.COM, WONOGIRI – Perilaku perundungan (bullying) di kalangan remaja sering kali berlindung di balik kedok “candaan”. Menanggapi fenomena tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar workshop bertajuk “Bercanda Kita, Luka Mereka” di SMP Muhammadiyah 2 Baturetno, Kamis (5/2).

Kegiatan ini dirancang sebagai langkah preventif untuk membentuk budaya sekolah yang aman dan melindungi kesehatan mental siswa kelas VII hingga IX.

Workshop ini menarik perhatian karena menggunakan pendekatan partisipatif. Setelah pemberian materi mengenai bentuk-bentuk perundungan (verbal, fisik, sosial, hingga siber), mahasiswa mengajak siswa melakukan refleksi pribadi melalui sesi penulisan pengalaman secara anonim.

Tulisan-tulisan tersebut kemudian ditempelkan secara serentak di papan refleksi. Metode ini berhasil mengungkap perspektif dan pengalaman siswa yang selama ini mungkin terpendam karena rasa takut atau malu.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa setiap tindakan memiliki dampak. Apa yang bagi satu orang dianggap lucu, bisa menjadi luka mendalam bagi orang lain,” ungkap Nisa’ul Nur Azizah, Sekretaris KKN-Dik UMS di SMP Muhammadiyah 2 Baturetno.

Berdasarkan temuan dari curhatan anonim siswa, tim KKN-Dik memberikan intervensi edukatif secara langsung. Mahasiswa membekali siswa dengan langkah konkret: cara bersikap tegas tanpa kekerasan, pentingnya melapor kepada guru, serta tidak menjadi penonton pasif saat melihat teman dirundung.

Fasilitator menekankan peran siswa sebagai penjaga keamanan lingkungan sekolah. Membangun solidaritas antar teman dianggap lebih efektif dalam memutus rantai perundungan dibandingkan hanya mengandalkan pengawasan guru.

Melalui workshop ini, mahasiswa KKN-Dik berharap siswa mampu menginternalisasi nilai empati dan saling menghargai. Dengan terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman, prestasi akademik dan karakter siswa diharapkan dapat berkembang secara optimal tanpa bayang-bayang intimidasi.

Kontributor: Nisa’ul Nur Azizah     | Humas
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/