Awarding CRM Muhammadiyah Jateng 2026 di Jepara Tegaskan Pentingnya Peran Ranting
PWMJATENG.COM, JEPARA – Puncak rangkaian Awarding CRM Muhammadiyah 2026 berlangsung meriah di Gedung Dakwah Umar Hasyim, Nalumsari, Jepara, Ahad (9/8/2026). Selain itu, panitia mengemas helatan ini bersamaan dengan Pengajian Akbar Triwulan Hari Bermuhammadiyah PDM Jepara putaran ke-10. Oleh karena itu, acara tersebut sukses meneguhkan kembali posisi vital cabang, ranting, dan masjid sebagai pusat gerakan Muhammadiyah.
Sementara itu, sejumlah tokoh nasional dan daerah hadir langsung dalam ajang puncak ini. Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengutus Dr. H. Agus Taufikurrahman untuk memberikan arahan. Di samping itu, Ketua PWM Jawa Tengah Tafsir serta Ketua PDM Jepara Fachrurrozi turut mengawal jalannya kegiatan dari awal hingga akhir.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PDM Jepara Fachrurrozi mengapresiasi antusiasme peserta yang memadati lokasi acara. Sebab, beliau menilai kegembiraan berorganisasi menjadi energi utama untuk terus menebar kemanfaatan. Bahkan, Fachrurrozi menyuarakan pesan kunci “Ranting Itu Penting” sebagai pengingat basis kekuatan persyarikatan.
Pesan Kebersamaan dan Amanah Prestasi
Menurut Fachrurrozi, ranting menyentuh langsung kehidupan masyarakat bawah secara harian. Dari ranting itulah dakwah, pendidikan, dan pelayanan sosial tumbuh berkembang. Pihaknya berterima kasih kepada PWM Jawa Tengah atas pembinaan intensif kepada seluruh cabang dan masjid.
Fachrurrozi menambahkan bahwa ajang Awarding CRM Muhammadiyah Jateng 2026 melampaui urusan kompetisi semata. Kegiatan ini merajut semangat guyub rukun dan memperkenalkan potensi daerah, seperti Ranting Muhammadiyah Blimbingrejo. PDM Jepara berharap Muhammadiyah Jawa Tengah terus menjadi pelopor gerakan berkemajuan di Indonesia.
Ketua PWM Jawa Tengah Tafsir secara resmi menutup rangkaian Awarding CRM Muhammadiyah Jateng 2026. Tafsir mengapresiasi capaian PRM Blimbingrejo dan PCM Nalumsari atas prestasi mereka. Namun, Tafsir mengingatkan bahwa status juara merupakan amanah besar untuk berbagi pengalaman dan melayani sesama.
Inovasi AUM dan Penguatan Ilmu
Tafsir mendorong pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang kreatif, realistis, dan berorientasi potensi lokal. AUM unggulan tidak harus selalu berupa kampus atau rumah sakit berbiaya besar. Seluruh unsur persyarikatan wajib beradaptasi dengan kultur lokal tanpa kehilangan prinsip modernisme.
Ketua PP Muhammadiyah Dr. H. Agus Taufikurrahman memperdalam pesan penguatan tersebut melalui pengajian akbar. Agus mengingatkan warga persyarikatan untuk terus belajar Islam secara benar berbasis Al-Qur’an dan Sunnah. Ilmu yang diperoleh dari majelis harus mewujud dalam amal nyata harian.
Agus juga menekankan bahwa Awarding CRM Muhammadiyah Jateng 2026 hendaknya menjadi sarana evaluasi bersama. Ranting yang belum meraih juara tetap memiliki potensi dan nilai perjuangannya masing-masing. Puncak helatan di Jepara ini akhirnya membuktikan bahwa keberhasilan Muhammadiyah terukur dari seberapa hidup gerakannya di tengah masyarakat.
Kontributor: Dina Setyaningsih
Editor: Akmal



