BeritaNasional

Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah Audiensi dengan Menteri Agama Bahas Penguatan Madrasah

PWMJATENG.COM, JAKARTA – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan audiensi dengan Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. di Kantor Kementerian Agama RI, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (3/3/2026).

Pertemuan yang berlangsung pukul 09.00–10.30 WIB tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Dr. Ir. M. Bakrun Dahlan, M.M., bersama sejumlah pimpinan Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah.

Audiensi ini bertujuan menyampaikan laporan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah yang diselenggarakan di Makassar bulan lalu, sekaligus mempererat silaturahmi dan membahas penguatan pendidikan Islam, khususnya pengembangan madrasah Muhammadiyah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Bakrun Dahlan menyampaikan apresiasi kepada Menteri Agama atas kesediaannya menerima audiensi tersebut. Ia berharap Kementerian Agama dapat memberikan arahan dan dukungan bagi pengembangan madrasah Muhammadiyah yang saat ini berjumlah sekitar 1.600 madrasah di seluruh Indonesia.

Menurutnya, dukungan dari Kementerian Agama sangat diperlukan untuk meningkatkan mutu madrasah Muhammadiyah, terutama dalam hal sarana pendidikan dan kesejahteraan guru, khususnya bagi madrasah yang berada di daerah.

Ribuan Sekolah Muhammadiyah di Indonesia

Sementara itu, Sekretaris Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, M. Khoirul Huda, M.Pd., menjelaskan bahwa Muhammadiyah secara keseluruhan memiliki sekitar 5.500 sekolah dan madrasah yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Ia juga menyampaikan bahwa Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program, salah satunya Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) ke-8 yang diselenggarakan di Makassar dengan melibatkan sekitar 10.000 peserta dari berbagai daerah.

Menteri Agama Apresiasi Peran Muhammadiyah

Menanggapi hal tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut baik audiensi tersebut dan mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

Menurutnya, Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang memiliki peran besar dalam pengembangan pendidikan nasional, termasuk melalui jaringan sekolah dan madrasah yang telah berdiri sejak sebelum Indonesia merdeka.

“Kita perlu terus berkolaborasi untuk meningkatkan mutu madrasah, termasuk memperhatikan guru serta sarana dan prasarana pendidikan, seperti perpustakaan madrasah untuk mendukung peningkatan literasi siswa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberadaan madrasah swasta, termasuk madrasah Muhammadiyah, sangat membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Karena itu, Kementerian Agama membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia.

Menteri Agama juga menyampaikan bahwa dirinya memiliki kedekatan dengan Muhammadiyah, termasuk dengan Abdul Malik Fadjar yang pernah menjabat sebagai Menteri Agama. Ia juga mengungkapkan bahwa setelah dilantik, dirinya melakukan silaturahmi dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah untuk berdiskusi mengenai pengembangan pendidikan.

Selain itu, ia menyinggung pengembangan madrasah unggulan yang saat ini terus dikembangkan oleh Kementerian Agama, seperti Madrasah Aliyah Insan Cendekia, yang diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan madrasah berkualitas di Indonesia.

Perkuat Sinergi Pendidikan Islam

Dalam sesi diskusi, kedua pihak sepakat untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan Islam, termasuk peningkatan mutu madrasah Muhammadiyah, penguatan karakter peserta didik, serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama serta penyerahan cendera mata dari Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah kepada Menteri Agama Republik Indonesia.

Kontributor: Hendra Apriyadi
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/