BeritaKabar Daerah

Jadikan Al-Qur’an Sebagai Kompas Kehidupan!

PWMJATENG.COM, Surakarta – Dwi Jatmiko, anggota Korp Mubaligh Muda Muhammadiyah, mengingatkan warga Muhammadiyah untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan sehari-hari. Pesan ini disampaikan Jatmiko dalam Putaran ke-4 Safari Dakwah Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus (MTDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta, di Masjid An-Nur Kadipiro Solo Utara, Kamis Malam (20/6).

Acara yang berlangsung dari pukul 20.00 hingga 21.15 ini juga dihadiri oleh Ketua Takmir Masjid, Widi Wardoyo. Jatmiko menegaskan pentingnya menyebarluaskan dan memajukan ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shahihah/maqbulah. Ia mengutip hadis Rasulullah Saw., “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari).

“Dari hadis tersebut, dinyatakan sebaik-baik kita adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya. Maka, bisa dimulai dari Baiti Jannati atau Rumahku Surgaku dengan menghidupkan Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan,” jelas Jatmiko.

Menurut Jatmiko, menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan berarti mengamalkan inti ajaran Islam, yaitu takwa. Ia juga mengingatkan perintah membaca Al-Qur’an dengan tartil sebagaimana disebutkan dalam Surat Al-Muzzamil ayat 4, “Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan.”

Baca juga, Muhammadiyah dan Tambang: Menerima atau Menolak?

Takwa, dalam pengertian Jatmiko, mencakup iman kepada hal-hal gaib, kitab-kitab suci, hari akhir, serta hubungan vertikal dengan Allah melalui shalat dan hubungan horizontal dengan infak. “Lima sifat orang bertakwa: Beriman kepada gaib, selalu melaksanakan shalat, selalu berinfak, mengimani Al-Qur’an dan kitab samawi sebelumnya, dan meyakini hari kiamat,” paparnya.

Jatmiko menambahkan, sesuai janji Allah, orang yang bertakwa berdasarkan Al-Qur’an akan mendapatkan kemudahan dalam menyelesaikan masalah, rezeki yang tidak terduga-duga, serta ketenangan, ketenteraman, dan kebahagiaan karena dosa-dosanya diampuni dan pahalanya dilipatgandakan.

“Siapa saja, di mana saja, kapan saja, dalam situasi bagaimanapun tetap bertakwa. Tetap baca Al-Qur’an dan mendirikan shalat. Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim,” harap Jatmiko yang juga guru di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta.

Dalam Safari Dakwah ini, Jatmiko berharap bahwa warga Muhammadiyah dapat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang nyata, bukan sekadar bacaan rutin. Dengan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, diharapkan masyarakat dapat mencapai kehidupan yang lebih baik dan penuh berkah.

Kontributor : Jatmiko
Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://simseam.ft.uns.ac.id/https://sipil.ft.uns.ac.id/slot gacorhttps://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/slot gacorhttps://akperstg.ac.id/https://fisip.uisu.ac.id/https://lppm.isi-ska.ac.id/
https://hormon-osteoporosezentrum.de/judi bolahttps://saopaulodeolivenca.am.gov.br/slot gacorzonawin777zonawin777Pkv games