Berita

UMS Terima 30 Mahasiswa Asing Gelombang II, Perkokoh Ekosistem Kampus Berkelas Dunia

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta kembali memperkuat ekosistem pendidikan internasional. Kampus ini resmi menerima 30 mahasiswa asing UMS gelombang kedua tahun 2026. Kehadiran para pelajar dari 15 negara ini semakin memperkokoh posisi UMS sebagai kampus global.

Para mahasiswa asing UMS tersebut mengikuti orientasi di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Kamis (24/9/2026). Mereka berasal dari Myanmar, Timor Leste, Brunei Darussalam, Filipina, Tanzania, Mesir, India, Yaman, Nigeria, Malawi, Bangladesh, Kenya, Vanuatu, Kepulauan Solomon, dan Malaysia.

Wakil Rektor V UMS, Prof. Supriyono, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan keterangannya. Pihaknya menerima total 60 mahasiswa internasional UMS pada tahun ini. Penerimaan tersebut terbagi ke dalam dua gelombang. Pada gelombang kedua, para mahasiswa menempuh studi sarjana, magister, hingga doktoral.

“Kehadiran Anda semua membawa budaya, bahasa, pengalaman, dan perspektif baru. Hal ini sangat memperkaya universitas kami,” kata Supriyono.

Ia memaparkan, mahasiswa jenjang sarjana mengambil jurusan teknik sipil, manajemen, pendidikan Islam, informatika, dan geografi. Sementara itu, mahasiswa magister memilih psikologi, pendidikan bahasa Inggris, ilmu komputer, farmasi, teknik mesin, akuntansi, keperawatan, dan administrasi rumah sakit.

Adapun program doktoral mencakup bidang psikologi, pendidikan, dan hukum. Selain mahasiswa reguler, enam mahasiswa asal Malaysia mengikuti program pertukaran pelajar selama satu semester untuk merasakan kuliah di UMS.

Pembekalan Regulasi dan Fasilitas Kampus Global

Orientasi mahasiswa asing UMS ini bertujuan memberikan dukungan penuh selama masa studi. Pengelola kampus memberikan materi mengenai keselamatan, regulasi imigrasi, akomodasi, asuransi, serta program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).

UMS juga menggandeng Kantor Imigrasi Surakarta, Kepolisian Kota Surakarta, dan Kepolisian Sukoharjo. Para mitra memberikan pembekalan regulasi secara langsung. Selain itu, para mahasiswa mengikuti tur kampus dan keliling Kota Surakarta.

Direktur Direktorat Reputasi, Kemitraan dan Urusan Internasional UMS, Nurgiyatna, Ph.D., memberikan penjelasan. Proses penerimaan mahasiswa melibatkan verifikasi dokumen, penilaian akademik, pengurusan visa, hingga registrasi.

“Komitmen kami bukan sekadar menerima mahasiswa. Kami memastikan perjalanan Anda di UMS dikelola dengan baik, aman, dan bermakna secara akademis,” ujar Nurgiyatna.

Pengalaman Mahasiswa Penerima Beasiswa UMS 2026

Salah satu mahasiswa asing UMS, Evarist Fuko Nsumie asal Tanzania, mengaku sangat bangga. Ia menempuh studi Magister Administrasi Rumah Sakit lewat jalur beasiswa UMS 2026 International Priority Scholarship (IPS). Ia memilih UMS karena reputasi penelitian kampus yang sangat unggul.

Evarist mengapresiasi sambutan hangat dari pihak kampus dan warga Surakarta. Selama tinggal di Solo, ia mulai menikmati makanan lokal seperti nasi goreng, gudeg, serta jus segar.

Ia bahkan telah mempelajari bahasa Indonesia dasar untuk aktivitas harian. Setelah lulus kelak, Evarist berencana membawa ilmu dari UMS untuk membenahi sistem kesehatan di negaranya.

Kontributor: Fika
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *