Berita

Mahasiswa KKN UMP Olah Sampah Plastik Jadi BBM di Kwadungan

PWMJATENG.COMPURWOKERTO — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil mengolah sampah plastik jadi BBM di Desa Kwadungan. Tim mahasiswa bergandengan tangan dengan pemuda setempat untuk menciptakan bahan bakar alternatif dari limbah lingkungan. Program berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) ini merancang alat pirolisis sederhana guna menekan penumpukan sampah.

Langkah kreatif tersebut sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) poin 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau. Tim KKN UMP membimbing pemuda Kwadungan secara langsung dari tahap edukasi hingga praktik pengoperasian alat. Melalui kolaborasi ini, warga desa mendapatkan keterampilan teknis untuk mengubah limbah yang semula tak bernilai menjadi produk berguna.

Ubah Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar

Rendra Aji Syahputra, anggota tim KKN UMP, menegaskan bahwa inovasi olah sampah plastik jadi BBM tidak hanya mengurangi limbah. Program ini menjadi sarana edukasi penting mengenai pengelolaan lingkungan berbasis teknologi tepat guna. Partisipasi aktif pemuda menjadi kunci agar pengolahan minyak pirolisis ini terus berkembang secara berkelanjutan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa sampah yang dianggap tidak berguna ternyata bisa diolah menjadi BBM secara sederhana. Pembelajaran bersama masyarakat menjadi fokus utama kami,” ujar Rendra.

Pemuda Desa Kwadungan menyambut baik pendampingan teknologi pirolisis sampah plastik ini. Romadon dan Adit, perwakilan pemuda desa, mengaku ide awal muncul setelah mereka menonton konten viral di TikTok. Mereka sempat bereksperimen menggunakan kaleng bekas sebelum mendapat pendampingan dari tim mahasiswa KKN UMP.

Didukung Pemdes dan Dipamerkan di Expo UMP

Kepala Desa Kwadungan, Bagiyo, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan olah sampah plastik jadi BBM tersebut. Pihak pemerintah desa bahkan merencanakan alat pirolisis ini sebagai proyek percontohan (pilot project) di seluruh dusun. Dukungan penuh pemerintah desa diharapkan memacu kemandirian energi dan kebersihan lingkungan Kwadungan.

“Pemerintah desa sangat berterima kasih atas kolaborasi ini. Jika uji coba konsisten berhasil, kami akan mengembangkan alat ini ke dusun-dusun lain,” ungkap Bagiyo.

Inovasi olah sampah plastik jadi BBM hasil karya mahasiswa KKN UMP ini juga tampil dalam ajang Expo KKN UMP 2026. Kepala Bagian Bidang Pengabdian Masyarakat dan KKN LPPM UMP, Ratna Kartika Wati, meninjau langsung hasil karya tersebut. Kehadiran alat ini membuktikan kontribusi nyata mahasiswa dalam memecahkan masalah lingkungan melalui teknologi terjangkau.

Kontributor: Chy
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *