Tangkis Tantangan Era Modern, SMPN 1 Surakarta dan UMS Perkuat Pembentukan Karakter Siswa

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — SMP Negeri 1 Surakarta terus menggenjot program pembiasaan ibadah rutin sejak 27 Juli lalu. Langkah ini menjadi strategi utama pihak sekolah dalam mengoptimalkan pembentukan karakter siswa SMPN 1 Surakarta agar siap menghadapi tantangan era modern.
Seluruh siswa mengikuti kegiatan spiritual ini secara konsisten setiap hari. Para guru memandu peserta didik menuju tempat ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Kolaborasi Strategis dengan Mahasiswa PLP 2 UMS
Khusus bagi siswa Muslim, rangkaian ibadah rutin sekolah meliput pembacaan surah-surah pendek dan tausiah singkat. Kegiatan spiritual tersebut berjalan makin solid berkat dukungan mahasiswa PLP 2 UMS Surakarta.
Para mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris, PAI, serta PPKn hadir mendampingi siswa secara langsung. Dosen Penyerahan Sekolah (DPS), Patmisari, S.Pd., M.Pd., menyerahkan secara resmi para mahasiswa tersebut bersama tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yakni Dr. Mujazin, S.Pd., M.A., dan Dartim, S.Pd., M.Pd.
Kehadiran tim PLP 2 UMS ini memperkuat pengawasan selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa tidak hanya mengamati, tetapi juga aktif membantu guru mengondisikan ketertiban peserta didik.
Uji Kedisiplinan dan Keberanian Siswa
Program ini tidak sekadar membina spiritualitas, melainkan juga melatih kedisiplinan siswa SMP. Selain itu, siswa belajar mengelola waktu serta memupuk keberanian untuk tampil berbicara di depan umum.
Meski demikian, tim pendamping masih menemukan beberapa tantangan di lapangan, seperti siswa yang kurang tertib. Guru dan mahasiswa PLP terus memberikan pengawalan secara berkesinambungan untuk mengatasi kendala tersebut.
Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam pendidikan karakter era modern. Melalui pendampingan yang konsisten, proses pembentukan karakter siswa SMPN 1 Surakarta diharapkan mampu mencetak generasi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.
Kontributor: Syahrul Matin, Alfian Dzikri
Editor: Akmal



