Berita

Mendorong Penguatan Tata Kelola, PWM Jateng Gelar Bimtek Eksekutif PDM Semarang Raya

PWMJATENG.COMSEMARANG — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah menggelar agenda strategis di Gedung Kuliah Bersama 3 Universitas Muhammadiyah Semarang. Pada kesempatan tersebut, PWM Jawa Tengah menyelenggarakan pelatihan Bimtek Eksekutif PDM Semarang Raya pada Selasa, 8 September 2026. Selanjutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat efisiensi operasional serta profesionalisme pengelolaan organisasi di tingkat daerah.

Dalam forum pelatihan teknis ini, Manager Eksekutif PWM Jawa Tengah Ikhwanushoffa, S.Pd., M.M. hadir memberikan arahan utama. Selain itu, anggota Biro Organisasi dan Monitoring Kinerja PWM Jawa Tengah
Dr. Dinar Apriyanto, S.TP., M.Sc. turut mengisi sesi pembekalan materi. Oleh karena itu, kedua narasumber membekali para pengelola pimpinan daerah dengan instrumen manajemen modern sebagai langkah nyata penguatan kapasitas organisasi.

Selama pelaksanaan Bimtek Eksekutif PDM Semarang Raya, pemateri mengenalkan indikator kinerja utama atau Key Performance Indicators sebagai instrumen ukur. Melalui pendekatan sistematis tersebut, para manajer dapat memastikan seluruh program kerja berjalan secara terukur, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, manajer eksekutif memegang peran kunci dalam mengawal ketercapaian target di tiap Amal Usaha Muhammadiyah.

Penerapan Tata Kelola Modern dan Manajemen Pemangku Kepentingan

Di sisi lain, Dr. Dinar Apriyanto, S.TP., M.Sc. menegaskan pentingnya tertib administrasi keuangan dalam struktur organisasi. Pasalnya, tata kelola keuangan yang rapi mempermudah proses audit internal maupun eksternal. Di samping itu, sistem pengelolaan yang akuntabel sekaligus melindungi organisasi dari berbagai risiko penyimpangan anggaran.

Selain fokus pada aspek keuangan, para peserta Bimtek Eksekutif PDM Semarang Raya juga mempelajari materi manajemen pemangku kepentingan. Kemudian, pembicara melatih para peserta menggunakan instrumen power-interest matrix untuk memetakan prioritas komunikasi. Hasilnya, pemetaan ini membantu manajer menyelaraskan kebutuhan lintas pemangku kepentingan secara tepat sasaran.

Pada akhirnya, transformasi peran manajer eksekutif menjadi fokus utama dalam Bimtek Eksekutif PDM Semarang Raya kali ini. Oleh sebab itu, para pengelola daerah kini menggeser fokus kerja dari tugas operasional harian menuju perencanaan strategis. Langkah berani tersebut diproyeksikan mampu memperkuat kolaborasi lintas daerah untuk mendukung visi Muhammadiyah yang maju dan profesional.

Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *