Tembus Peringkat 2 Nasional, 5 Tim Mahasiswa UMP Sukses Sabet Hibah P2MW 2026
PWMJATENG.COM, BANYUMAS – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali mencetak prestasi gemilang di tingkat nasional. Sebanyak lima tim mahasiswa kampus ini sukses mengamankan pendanaan hibah P2MW 2026.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menyelenggarakan program bergengsi ini untuk menyaring ide bisnis terbaik. Keberhasilan tersebut sekaligus mengukuhkan posisi UMP di panggung kompetisi kewirausahaan tanah air.
Sabet Peringkat Kedua Nasional
Pencapaian tahun ini terasa sangat istimewa bagi seluruh civitas akademika. Kampus biru ini berhasil menduduki peringkat kedua nasional sebagai perguruan tinggi dengan proposal penerima hibah P2MW 2026 terbanyak.
Prestasi besar tersebut membuktikan kualitas nyata inovasi dari para mahasiswa. Mereka tidak hanya unggul dalam ruang kuliah, tetapi juga mampu merancang bisnis kreatif yang solutif.
Penanggung jawab Islamic Student Business Incubator (ISBI) BKA UMP, Ns. M. Hanif Prasetya Adhi, M.Kep., menyambut gembira kabar baik ini. Menurutnya, hasil manis tersebut lahir dari sebuah proses pembinaan yang sangat matang.
“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa kami mampu berkontribusi dalam iklim wirausaha mahasiswa yang kompetitif,” ujar Hanif saat memberikan keterangan resmi.
Strategi Inkubasi Bisnis UMP
Hanif menambahkan bahwa program ini memberikan dampak yang sangat luas. Melalui pendanaan tersebut, para peserta mendapatkan modal finansial sekaligus pembentukan karakter bisnis yang mandiri.
Mahasiswa juga memperoleh pengalaman langsung dalam mengelola sebuah usaha secara profesional. Tantangan nyata di dunia industri akan mengasah kemampuan komunikasi dan kerja sama tim mereka. Pengalaman praktis seperti ini memperkuat kompetensi mereka sebagai calon pengusaha muda.
Keberhasilan massal ini rupanya bermula dari strategi penjaringan yang agresif sejak awal semester. Pihak ISBI BKA UMP secara aktif mencari mahasiswa yang sudah memiliki embrio bisnis maupun ide segar.
“Kami langsung bergerak mengidentifikasi potensi nyata di kalangan mahasiswa. Setelah itu, tim inkubator memberikan pendampingan intensif bersama pakar kewirausahaan nasional,” jelas Hanif.
Dukungan Penuh dari Rektorat
Mentor internal dan dosen pendamping turut mengawal penyusunan proposal secara detail. Mereka mempertajam model bisnis, memperkuat inovasi produk, hingga mematangkan strategi pemasaran digital.
Pihak kampus berharap para pemenang mampu memaksimalkan modal hibah P2MW 2026 ini untuk memperluas jangkauan pasar. Dengan demikian, bisnis mereka dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas.
Sementara itu, Wakil Rektor III UMP Bidang Kemahasiswaan, Drs. Ikhsan Mujahid, M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap capaian kolektif tersebut. Beliau menegaskan bahwa hasil ini menunjukkan tingginya daya saing global mahasiswa UMP.
“Selamat kepada lima tim yang lolos. Pembinaan kemahasiswaan yang berkelanjutan terbukti mampu melahirkan inovasi yang produktif,” tutur Ikhsan bangga.
Rektorat berjanji akan terus memperkuat ekosistem bisnis internal melalui berbagai skema pendampingan. Komitmen ini selaras dengan visi besar UMP dalam mencetak generator lapangan kerja baru, bukan sekadar pencari kerja.
Kontributor: Cahyudi
Editor: Alafasy



