Sambut Tahun Baru Islam, SMP Mutual Kota Magelang Gelar Kajian Kasih Gulali untuk Guru
PWMJATENG.COM, MAGELANG – SMP Mutual Kota Magelang sukses menyelenggarakan program Kajian Silaturahmi Guru Mutual Bernyali (Kasih Gulali) putaran terakhir. Agenda rutin garapan bidang humas sekolah alternatif ini berjalan dengan sangat khidmat. Langkah spiritual tersebut sengaja diadakan bertepatan dengan momentum menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi seluruh civitas akademika untuk bermuhasabah diri secara mendalam.
Acara penutupan tahun pembelajaran 2025/2026 ini bertempat di kediaman salah satu tenaga pendidik, Salsa, Senin (15/6/2026). Selain itu, panitia mengemas forum ini untuk mempererat tali silaturahmi antar-karyawan sekolah. Suasana kekeluargaan tampak menyelimuti sepanjang jalannya acara keagamaan tersebut.
Sinergi dan Ladang Ibadah Guru SMP Mutual Kota Magelang
Pada awalnya, panitia membuka agenda dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara khidmat. Selanjutnya, Kepala SMP Mutual Kota Magelang, Ahmad Haryanto, memberikan sambutan hangat di hadapan jajaran staf. Ahmad mengajak seluruh guru dan karyawan untuk terus memperkuat sinergi dalam kebersamaan. Menurut Ahmad, profesi pendidik bukan sekadar sarana mencari nafkah, melainkan sebuah ladang ibadah jariyah yang sangat luas.
“Jadi, kita wajib meluruskan niat guna memberikan keteladanan terbaik bagi siswa,” tegas Ahmad.
Ahmad juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada tuan rumah beserta tim penyusun acara. Beliau berharap jamuan hangat ini menjadi berkah melimpah bagi seluruh peserta yang hadir. Komitmen bersama ini terbukti mampu membawa nama baik SMP Mutual Kota Magelang makin bersinar di dunia pendidikan daerah.
Tiga Pesan Spiritual Ustaz Nanang
Tentu saja, inti dari perayaan menjelang tahun baru hijriyah ini terletak pada kedalaman materi dakwah. Ustaz Nanang selaku penceramah memberikan tiga pesan penting bagi para pendidik. Beliau menekankan bahwa menjadi guru menuntut tanggung jawab keteladanan sikap yang nyata. Guru bertugas membentuk wajah masa depan para siswa melalui pembiasaan karakter luhur di sekolah.
Selanjutnya, Ustaz Nanang mengingatkan agar para staf selalu meluruskan niat bekerja demi memburu pahala akhirat. Pesan terakhirnya adalah pentingnya kekuatan doa dalam melunakkan hati para siswa yang sulit menerima nasihat. Informasi mengenai profil program unggulan sekolah alternatif ini dapat pembaca akses lewat Portal Resmi Pendidikan Magelang.
Jadi, kajian ini berhasil menyuntikkan semangat spiritual baru bagi para guru. Akhirnya, melalui penutupan doa bersama, SMP Mutual Kota Magelang optimistis mampu meningkatkan mutu pendidikan karakter pada tahun ajaran mendatang.
Kontributor: Furry F
Editor: Ayma



