Langkah Taktis MI Muhammadiyah Danurejo Intip Inovasi Badan Usaha Sekolah di Ajibarang
PWMJATENG.COM, Ajibarang – MI Muhammadiyah Danurejo, Kedu, Temanggung, terus melakukan terobosan strategis demi memperkuat kemandirian finansial lembaga. Salah satu langkah taktis yang mereka tempuh adalah dengan mempelajari tata kelola Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS) secara langsung ke pusatnya. Manajemen madrasah ini memilih berkunjung ke MI Muhammadiyah Ajibarang, Banyumas, pada Kamis (11/6/2026).
Rombongan studi tiru tersebut membawa formasi lengkap yang terdiri atas 28 guru dan karyawan. Selain itu, hadir pula 6 unsur pimpinan komite serta panitia pembangunan yang ikut mengawal perjalanan sejak pukul 01.00 WIB dini hari. Pihak MI Muhammadiyah Ajibarang pun langsung menyambut hangat kehadiran rombongan sesaat setelah mereka merampungkan salat Subuh berjamaah.
Sinergi antaramal usaha Muhammadiyah ini sengaja dirancang bukan sebagai agenda seremonial belaka. Sebaliknya, kedua belah pihak sepakat untuk membuka ruang diskusi yang sangat transparan. Sesi pembedahan materi manajemen ini harapannya bisa melahirkan formula baru dalam pengelolaan unit usaha yang produktif di lingkungan sekolah dasar.
Gali Potensi Kemandirian Finansial
Saat memasuki sesi inti pelatihan, panitia membagi seluruh peserta ke dalam beberapa kelompok kerja yang lebih spesifik. Kelompok kerja tersebut bertugas membedah instrumen penting seperti manajemen kurikulum, keuangan, kesiswaan, hingga humas. Namun, perhatian utama sebagian besar peserta justru tertuju pada pengelolaan unit bisnis mandiri milik tuan rumah.
“Sebab, unit usaha yang sehat terbukti mampu menyokong pembiayaan berbagai program unggulan madrasah,” ujar Kepala MI Muhammadiyah Danurejo menjelaskan urgensi kunjungan.
Melalui diskusi mendalam tersebut, tim Danurejo berhasil mengintip strategi jitu dalam merintis dan menjaga stabilitas profit badan usaha sekolah. Pihak Ajibarang secara terbuka membagikan pengalaman mereka dalam menyelaraskan kegiatan bisnis tanpa mengganggu fokus belajar mengajar siswa. Pola adaptasi bisnis inilah yang dinilai sangat relevan untuk segera direplikasi di Temanggung.
Matangkan Rencana Aksi Pascakunjungan
Pihak pengelola MI Muhammadiyah Danurejo memastikan bawa pulang oleh-oleh berupa draf inovasi yang sangat matang. Rencana aksi pascakunjungan ini bahkan akan menjadi topik utama dalam rapat koordinasi internal madrasah pada pekan depan. Langkah cepat tersebut bertujuan agar poin-poin hasil studi tiru bisa langsung masuk ke dalam rencana kerja anggaran sekolah.
“Oleh karena itu, kami harus bergerak cepat demi mempercepat perwujudan madrasah yang berdaya saing tinggi,” tegas Kepala Madrasah optimis.
Melalui implementasi badan usaha yang profesional, sekolah menargetkan peningkatan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh. Selain mampu memperkuat tata kelola finansial, inovasi ini juga dipercaya dapat membentuk budaya kerja guru yang lebih kreatif. Berbekal ilmu mahal dari Banyumas, MI Muhammadiyah Danurejo kini siap melangkah mantap menuju era madrasah mandiri yang berkemajuan.
Kontributor: Ree
Editor: Ayma



