Bukan Cuma Jadi Guru, Intip Prospek Kerja Lulusan Penjas di Sektor Sport Tourism yang Lagi Tren
PWMJATENG.COM, PEKALONGAN – Mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) mulai menggeser kiblat pembelajaran konvensional. Mereka terjun langsung membedah potensi industri sport tourism di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (12/6/2025). Langkah taktis untuk mencetak lulusan siap kerja di sektor wisata olahraga ini mematangkan kolaborasi strategis bersama Universitas Muhammadiyah Jember (UM Jember).
Kedua program studi mengambil langkah konkret ini sebagai tindak lanjut nyata pasca penandatanganan dokumen Implementation of Agreement (IoA). Tidak sekadar di atas kertas, kolaborasi tersebut langsung mewujud dalam bentuk seminar ilmiah, diskusi inovasi pembelajaran, hingga riset lapangan bersama.
Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani UMPP, Dr. M. Riski Adi Wijaya, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya perubahan orientasi belajar ini. Mahasiswa tidak boleh lagi hanya terpaku pada teori di dalam ruang kelas konvensional.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat belajar langsung dari praktik baik yang diterapkan di kampus mitra serta memperoleh pengalaman akademik yang lebih luas,” ujar Dr. M. Riski Adi Wijaya.
Membidik Potensi Wisata Olahraga Banyuwangi
Rombongan mahasiswa melanjutkan eksplorasi ke Kabupaten Banyuwangi sebagai luaran wajib Mata Kuliah Olahraga Rekreasi. Kampus memilih kawasan ini karena memiliki reputasi kuat dalam mengembangkan destinasi berbasis aktivitas fisik skala internasional.
Mahasiswa mengkaji langsung cara mengintegrasikan olahraga, rekreasi, dan industri pariwisata secara berkelanjutan. Langkah proaktif ini menjadi kunci utama untuk mencetak lulusan Pendidikan Jasmani yang adaptif terhadap kebutuhan pasar modern.
Pihak mitra di Jawa Timur memberikan dukungan penuh terhadap riset lapangan ini. Sinergi lintas provinsi tersebut membawa harapan besar bagi lahirnya para inovator baru di sektor sport tourism tanah air.
“Kerja sama ini diharapkan mampu menghasilkan berbagai program kolaboratif yang berdampak bagi pengembangan pendidikan jasmani di masa depan,” ungkap Ahmad Sulaiman, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani UM Jember.
Pertandingan Persahabatan Sepak Bola
Sebelum bertolak ke Banyuwangi, rombongan UMPP juga sempat membedah kualitas laboratorium dan fasilitas pembelajaran di UM Jember. Diskusi interaktif antardosen dan mahasiswa menjadi ruang empuk untuk saling menukar gagasan segar.
Sebagai penutup agenda di Jember, kedua kampus menggelar pertandingan persahabatan sepak bola. Laga ini menjadi sarana ampuh untuk mempererat hubungan emosional sekaligus menanamkan nilai fair play secara nyata.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Penjas UMPP membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual. Model kuliah lapangan ini siap melahirkan lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.
Kontributor: Ainun
Editor: Alafasy



