Berita

Targetkan Lonjakan Siswa Baru, PP Muhammadiyah Turun Tangan Dongkrak Mutu Pendidikan di Kalimantan Tengah

PWMJATENG.COM, PALANGKA RAYA — Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah berkomitmen penuh meningkatkan kualitas ekosistem pembelajaran di daerah. Guna mewujudkan hal tersebut, tim pusat melaksanakan agenda Pendampingan Penjaminan Mutu Pendidikan di Kalimantan Tengah pada 20-24 Mei 2026. Langkah strategis ini menyasar puluhan sekolah demi mendorong lompatan prestasi dan penguatan tata kelola institusi.

Program intensif ini menjadi kelanjutan nyata dari rangkaian program pusat pada tahun sebelumnya. Beberapa di antaranya meliputi Pendidikan Khusus Kepala Sekolah (DIKSUSPALA) serta Pendidikan Khusus Pimpinan Majelis Dikdasmen (DIKSUSPIM). Dua utusan pusat, Dr. Hardi Santosa, M.Pd. dan Dr. M. Sholihin Fanani, M.PSDM., memimpin langsung jalannya penjaminan mutu di bumi Tambun Bungai ini.

Sinergi Lintas Daerah Atasi Kendala Geografis

Sejak hari pertama mendarat, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah langsung menyambut hangat kehadiran tim pusat. Mereka menggelar pertemuan koordinasi di ruang rapat Kompleks Masjid Darul Arqam PWM Kalteng. Setelah itu, panitia menyelenggarakan seremonial pembukaan yang mempertemukan berbagai unsur pimpinan secara bauran.

Acara ini dihadiri oleh PWM Kalteng, PWA Kalteng, Majelis Dikdasmen tingkat wilayah, serta para kepala sekolah dan guru. Sebagian besar peserta dari luar daerah mengikuti pembukaan via Zoom Meeting karena kendala jarak geografis yang ekstrem. Beberapa utusan sekolah bahkan harus menempuh perjalanan darat hingga 12 jam untuk mencapai lokasi.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim pusat. Kami optimistis pendampingan ini akan membuat mutu pendidikan sekolah-sekolah di Kalimantan Tengah makin maju dan berprestasi,” ujar Sekretaris PWM Kalteng, Drs. Mulyono, M.Pd.

Cetak Generasi Unggul Beretika

Mulyono menegaskan bahwa sekolah Muhammadiyah memikul tanggung jawab besar dalam mencetak generasi masa depan bangsa. Menurutnya, Indonesia saat ini tidak kekurangan orang-orang cerdas, melainkan membutuhkan lebih banyak manusia yang bermoral dan beretika. Misi besar tersebut menjadi tugas utama yang harus melekat pada identitas tiap satuan pendidikan.

Guna mencapai tujuan mulia itu, tim pendampingan bergerak cepat melakukan kunjungan lapangan dan pembinaan langsung ke lokasi sekolah. Mereka membedah tantangan riil yang dihadapi oleh masing-masing manajemen instansi.

Sejumlah sekolah yang mendapat kunjungan antara lain SMK Muhammadiyah Kesehatan Palangkaraya, SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya, dan SD Muhammadiyah Pahandut Palangkaraya. Tim pusat juga menyambangi sekolah di luar ibu kota, seperti kompleks perguruan Muhammadiyah Katingan Tengah dan SD Aisyiyah Kasongan. Melalui pembinaan langsung ini, pihak pimpinan berharap motivasi guru dan karyawan meningkat tajam hingga mampu mendongkrak perolehan siswa baru hingga 100 persen.

Tujuh Kunci Utama Memajukan Sekolah

Dalam sesi pembinaan, tim pusat menekankan pentingnya penguatan ideologi, inovasi, serta publikasi kreatif melalui media sosial. Utusan pusat membagikan tujuh pilar utama yang wajib ditata oleh manajemen jika ingin meningkatkan mutu pendidikan secara drastis.

  • Pertama, kepemimpinan (leadership) harus visioner dan berani melakukan perubahan positif.

  • Kedua, menyiapkan SDM unggul yang memiliki daya saing global.

  • Ketiga, menerapkan manajemen internal yang terbuka dan kolektif.

  • Keempat, menyelaraskan kurikulum agar selalu berorientasi pada masa depan.

  • Kelima, mendongkrak capaian prestasi akademik maupun non-akademik secara konsisten.

  • Keenam, menyediakan sarana prasarana yang indah, bersih, nyaman, dan membanggakan.

  • Ketujuh, menggencarkan publikasi sekolah secara masif di dunia digital.

Sebagai rekomendasi akhir, tim pendamping meminta Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Kalteng untuk terus mengawal program evaluasi ini secara berkala. Tiap sekolah wajib merumuskan rencana aksi strategis demi kemajuan jangka panjang. Pembenahan media sosial dan manajemen internal harus segera berjalan guna memperkuat branding sekolah di mata masyarakat luas.

Kontributor: Hendra
Editor: Ayma

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/