Berita

Unik Banget! Anak PAUD di Resepsi Milad Aisyiyah Jepara Unjuk Gigi Melukis Galon Bekas

PWMJATENG.COM, JEPARA — Momentum perayaan organisasi perempuan Muhammadiyah di Bumi Kartini berlangsung sangat meriah dan penuh warna. Guna menyemarakkan agenda Milad Aisyiyah Jepara ke-109, pihak panitia menggelar acara resepsi yang memikat perhatian publik. Kegiatan besar tersebut berlokasi di Pendopo Kartini Jepara pada Ahad (17/5/2026).

Acara ini melibatkan ratusan anak-anak dari KB dan TK ‘Aisyiyah se-Kabupaten Jepara. Seterusnya, panitia mengawali kegiatan dengan senam bersama yang membakar semangat ceria para peserta. Suasana pendopo pun tampak semarak oleh antusiasme para guru, wali murid, serta tamu undangan.

Mengasah Kreativitas Anak Lewat Galon Bekas

Setelah senam bersama selesai, agenda langsung berlanjut ke acara inti yang paling dinanti. Panitia menggelar festival melukis galon sebagai wadah berekspresi bagi anak-anak jenjang pendidikan anak usia dini. Melalui media daur ulang ini, para siswa dengan riang menuangkan imajinasi mereka menjadi coretan warna-warni yang indah.

Langkah ini ternyata bukan sekadar ajang perlombaan seni biasa. Pihak penyelenggara sengaja memilih media galon untuk melatih kreativitas anak sekaligus membangun mental keberanian sejak dini. Selain itu, kegiatan berkelompok ini juga efektif memupuk rasa kerja sama antarsiswa.

Ketua Panitia, Khumaidah, mengungkapkan bahwa kiprah organisasi merupakan bentuk dakwah nyata bagi masyarakat. Menurutnya, gerakan ini terus berkomitmen menguatkan kapasitas kader dan guru pendidik. Sentuhan dakwah tersebut hadir melalui jalur pendidikan, sosial, hingga penguatan sektor ekonomi warga.

Deklarasi Guru dan Warisan Semangat Kartini

Selain lomba untuk anak, panitia juga menggelar kompetisi pra-milad yang produktif bagi para pengajar. Mereka mengadakan lomba cerita bergambar serta lomba manajemen sekolah. Bahkan, momen ini juga menjadi saksi sejarah lahirnya Deklarasi Kemandirian IGABA Jepara. Deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen penguatan peran organisasi guru agar semakin maju dan berdaya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Tengah, Eny Winaryati, turut memberikan apresiasi tinggi dalam sambutannya. Ia menyoroti bahwa karakter kader di Jepara sangat kuat, tangguh, dan penuh perjuangan. Karakter positif tersebut tentu tidak lepas dari pengaruh api perjuangan Raden Ajeng Kartini.

Hingga saat ini, nilai-nilai perjuangan pahlawan nasional itu terus hidup dalam berbagai amal usaha Aisyiyah. Gerakan sosial ini mewujud nyata lewat pengelolaan jaringan sekolah modern serta fasilitas rumah sakit yang memadai. Akhirnya, acara esensial ini pun ditutup dengan pembagian piala, uang pembinaan kepada para pemenang, serta sesi foto bersama. Laporan ini ditulis oleh kontributor Athiya untuk pembaca sekalian.

Kontributor: Athiya
Editor: ayma

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/