Kontingen UMS Targetkan Juara Umum Pencak Silat di Muhammadiyah Games 2026

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Kontingen Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyatakan kesiapan tempurnya dalam ajang bergengsi Muhammadiyah Games Pencak Silat. Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) PP Muhammadiyah menyelenggarakan turnamen perdana ini sebagai wadah atlet berbakat se-Indonesia. Kompetisi tersebut akan berlangsung meriah di Edutorium K.H. Ahmad Dahlan UMS pada 15-17 Mei 2026 mendatang.
Pihak UMS telah menyiapkan 16 atlet potensial melalui tahapan seleksi yang sangat ketat. Tim ini terdiri dari 12 atlet kategori fighter serta 4 atlet kategori seni yang siap memperebutkan podium juara. Momentum ini menjadi kesempatan emas bagi para pesilat kampus untuk menunjukkan ketangguhan mereka di gelanggang nasional.
Generasi Baru Tapak Suci UMS Siap Unjuk Gigi
Pelatih kontingen UMS, Ammar Abdullah, S.Pd., mengungkapkan bahwa mayoritas atlet pada ajang ini merupakan mahasiswa baru. Pemilihan tersebut sengaja dilakukan sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi penerus yang bermental juara. Meskipun masih mahasiswa baru, para atlet menunjukkan konsistensi latihan yang sangat luar biasa setiap harinya.
Official pelatih merasa sangat optimis terhadap performa para atlet muda ini dalam Muhammadiyah Games Pencak Silat nantinya. Untuk mencapai target maksimal, tim pelatih memberikan porsi latihan ekstra sebanyak 15 sesi per minggu. Fokus utama latihan ini adalah meningkatkan ketahanan fisik dan teknik bertanding yang lebih tajam bagi para pesilat.
Integritas dan Semangat Tuan Rumah Menuju Juara Umum
Ammar selalu menanamkan nilai bahwa proses latihan jauh lebih penting daripada sekadar meraih gelar juara. Beliau menekankan nilai kedisiplinan dan kolektivitas sebagai fondasi utama perjuangan tim di atas gelanggang. Selain itu, solidaritas antar-atlet tetap menjadi prioritas meskipun cabang olahraga ini merupakan pertandingan individu.
Berstatus sebagai tuan rumah Muhammadiyah Games Pencak Silat, UMS menargetkan perolehan medali terbanyak atau gelar juara umum. Tim ingin mempertahankan titel prestisius yang pernah mereka raih pada ajang Kejurnas tahun lalu di lokasi yang sama. Harapannya, turnamen ini juga menjadi sarana penguatan ukhuwah Islamiyah bagi seluruh kader persyarikatan Muhammadiyah.
Kontributor: Affiq
Editor: Ayma



