UMS Dorong Produksi Ecoprint Ramah Lingkungan Melalui Program Pengabdian di Klaten

PWMJATENG.COM, — SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat komitmen dalam mendukung industri kreatif hijau. Melalui Program Hibah BIMA skema PM-UPUD 2026, tim pengabdian UMS menginisiasi penguatan produksi ecoprint ramah lingkungan di Klaten.
Tim pengabdian memulai langkah ini dengan mengunjungi mitra di Desa Jarum, Kecamatan Bayat. Mereka melakukan identifikasi kebutuhan secara mendalam untuk memetakan potensi pengembangan usaha lokal. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas batik tulis Klaten dan ecoprint agar lebih kompetitif.
Identifikasi Masalah Produksi
Ketua tim pengabdian UMS, Dr. Aflit Nuryulia Praswati, menjelaskan bahwa pemetaan kebutuhan sangat krusial. Pendekatan ini memastikan program memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi mitra. Oleh karena itu, tim melakukan observasi langsung pada setiap proses produksi.
Hasil pantauan lapangan menunjukkan adanya kendala teknis pada sistem pengolahan. Saat ini, proses pembuatan kain masih menghasilkan asap pekat yang cukup mengganggu. Jika tidak segera tertangani, polusi tersebut dapat merusak kualitas udara dan kesehatan masyarakat sekitar.
Solusi Inovasi Kreatif Berkelanjutan
Menanggapi masalah tersebut, UMS menyiapkan dukungan sarana produksi yang lebih modern. Tim menilai perlunya alat pengolahan yang mampu meminimalisir polusi. Upaya ini menjadi bagian dari visi besar produksi fashion berkelanjutan yang lebih aman.
Selain fokus pada ecoprint, UMS juga memperhatikan teknik pewarnaan batik tulis. Fasilitas pendukung yang memadai akan membantu perajin bekerja lebih efektif. Dengan demikian, kualitas warna yang dihasilkan jauh lebih stabil dan ramah lingkungan.
Sinergi Pemberdayaan Masyarakat UMS
Tim pengabdian menerapkan metode partisipatif dalam setiap tahap kegiatan. Perajin di PM-UBUD terlibat aktif dalam sesi diskusi dan wawancara. Sinergi ini bertujuan untuk menciptakan kemandirian ekonomi berbasis inovasi kreatif lingkungan.
Pihak universitas berharap program ini menjadi solusi jangka panjang bagi industri kreatif. UMS ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi warga berjalan selaras dengan pelestarian alam. Melalui pendampingan ini, produk lokal Klaten diharapkan mampu menembus pasar internasional yang sangat peduli pada isu lingkungan.
Kontributor: Yusuf
Editor: Ayma



