Cara Asyik Melatih Motorik Kasar Anak Lewat Berkuda di Hufadz Stable Jepara

PWMJATENG.COM, JEPARA – Ratusan siswa KB dan TK Aisyiyah Purwogondo berhasil menaklukkan rasa takut saat menunggangi kuda dalam agenda outing class. Kegiatan edukatif ini berlangsung di Hufadz Stable pada Rabu (6/5/2026). Pihak sekolah sengaja merancang agenda ini guna melatih motorik kasar anak sejak usia dini melalui interaksi langsung dengan satwa.
Edukasi Satwa dan Ketangkasan Fisik
Kegiatan ini bukanlah sekadar jalan-jalan biasa. Interaksi langsung dengan kuda di Hufadz Stable terbukti mampu menstimulasi fisik anak secara signifikan. Saat duduk di atas pelana, keseimbangan tubuh anak terlatih secara alami melalui koordinasi otot inti dan kaki.
Selain berkuda, anak-anak juga belajar mengenal beragam hewan lainnya. Mereka tampak antusias memberi makan kelinci, domba, hingga ikan. Bahkan, instruktur di lokasi mengajarkan cara menanam tanaman hidroponik sayur selada kepada para siswa.
Membangun Empati Melalui Terapi Hewan
“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal kuda dari buku teks,” ujar salah satu instruktur Hufadz Stable. Menurutnya, anak-anak merasakan langsung detak jantung hewan dan belajar mengendalikan emosi saat berada di atas punggung kuda.
Manfaat berkuda bagi anak usia TK memang mencakup aspek psikologis yang mendalam. Interaksi ini membangun rasa empati saat anak belajar menyayangi makhluk hidup. Hal tersebut menjadi terapi interaksi hewan yang efektif untuk menumbuhkan karakter positif siswa.
Fondasi Keberanian dan Disiplin
Kepala Sekolah TK Aisyiyah menegaskan bahwa agenda ini adalah bagian penting dari pendidikan karakter. Keberanian siswa yang awalnya takut menjadi berani mendekat merupakan sebuah pencapaian besar. Pondasi mental inilah yang guru harapkan tumbuh kuat dalam diri siswa di masa depan.
Selanjutnya, perkembangan emosional anak usia dini terpantau lebih stabil melalui pengalaman langsung. Anak-anak belajar mengikuti instruksi pelatih dengan disiplin yang tinggi. Kepatuhan tersebut sangat penting untuk melatih fokus serta kesabaran dalam menghadapi tantangan baru.
Sebagai penutup, para siswa mengikuti sesi foto bersama dengan gaya cowboy pemberani. Mengenakan topi khas, mereka menuntun kuda berkeliling arena dengan penuh percaya diri. Seluruh siswa tampak sangat menikmati momen hingga acara berakhir.
Kontributor : Erin R
Editor: Al-Afasy



