SD Muhammadiyah Sragen Asah Kreativitas Anak TK Lewat Fun and Creative

PWMJATENG.COM, SRAGEN – SD Muhammadiyah Sragen sukses menggelar ajang bertajuk Fun and Creative (FAC) untuk memupuk semangat berkarya sejak dini. Ratusan anak Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kabupaten Sragen antusias mengikuti kegiatan penuh keceriaan tersebut.
Panitia menyambut para peserta dengan hangat sejak pagi hari. Suasana ramah ustadz dan ustadzah langsung membangun kenyamanan anak-anak sebelum berkompetisi. Proses registrasi yang tertib dimulai pukul 07.00 WIB sekaligus pembagian nomor dada peserta.
Dorong Keberanian Berekspresi Anak
Kepala SD Muhammadiyah Sragen, Lamin Budiarso, S.Sos.I., M.S.I., membuka acara secara resmi. Beliau menegaskan bahwa agenda ini merupakan sarana krusial untuk mengembangkan potensi dan keberanian anak dalam berekspresi.
“Kami berharap kegiatan ini mampu mengasah kreativitas sekaligus rasa percaya diri anak-anak sejak usia dini,” ujar Lamin dalam sambutannya. Melalui wadah ini, sekolah ingin memberikan ruang luas bagi imajinasi peserta didik.
Keseruan Lomba Mewarnai dan Doorprize
Memasuki acara inti, peserta mulai mengikuti lomba mewarnai pada pukul 07.30 WIB. Seluruh anak nampak fokus menggoreskan warna di atas kertas dengan penuh antusias. Alhasil, beragam karya kreatif yang indah pun lahir dari jemari mungil mereka.
Selanjutnya, panitia membagikan kupon es krim gratis sebagai bentuk apresiasi kepada setiap peserta. Tidak hanya itu, berbagai doorprize menarik juga tumpah ruah untuk menambah kegembiraan. Hal ini membuat suasana sekolah semakin meriah hingga akhir acara.
Mempererat Silaturahmi Lewat Edukasi
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak. Di sisi lain, Fun and Creative juga mempererat hubungan SD Muhammadiyah Sragen dengan masyarakat luas.
Terutama, sinergi ini semakin menguatkan kolaborasi sekolah dengan lembaga pendidikan anak usia dini di Sragen. Melalui dokumentasi ini, keberhasilan acara menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam memajukan dunia pendidikan daerah.
Kontributor: Editor: Al-Afasy
Editor: Al-Afasy



