Berita

HW UMS Gelar Diskusi Lingkungan untuk Dorong Aksi Nyata Mahasiswa

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Kafilah Penuntun Moh. Djazman menggelar diskusi terbuka bertema pelestarian alam pada Selasa (21/4/2026) di area terbuka samping lapangan Fakultas Psikologi UMS.

Kegiatan ini menghadirkan Prof. Kuswaji Dwi Priyono, M.Si., sebagai pemateri dan diikuti puluhan mahasiswa. Diskusi digelar dengan konsep lesehan di ruang terbuka untuk menghadirkan kedekatan langsung peserta dengan alam, sehingga pesan yang disampaikan terasa lebih kuat dan bermakna.

Meski berlangsung santai, diskusi tersebut mengangkat isu serius terkait kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan akibat eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali.

Ketua Kafilah Penuntun Moh. Djazman, Muhammad Azibsyah, menyampaikan bahwa HW UMS berencana menindaklanjuti kegiatan ini melalui berbagai aksi nyata, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat. Menurutnya, langkah sederhana seperti menjaga kebersihan dan merawat ruang terbuka hijau dapat menjadi kontribusi awal untuk menjaga kelestarian bumi.

“Dengan sinergi antara akademisi dan mahasiswa, gerakan ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang lebih peduli, kritis, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan demi keberlanjutan di masa depan,” ujarnya, Kamis (23/4).

Dalam pemaparannya, Kuswaji menekankan bahwa kesadaran menjaga lingkungan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar wacana.

“Jika bumi bisa berbicara, mungkin ia hanya ingin kita berhenti merusaknya,” ujarnya di hadapan peserta.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan dalam pengelolaan sumber daya alam, khususnya yang melibatkan investasi asing. Menurutnya, ketergantungan tanpa kontrol yang kuat justru membuka peluang eksploitasi yang merugikan negara dan masyarakat lokal.

Selain itu, minimnya transparansi dalam pelaporan dan pembagian hasil juga dinilai menjadi persoalan yang terus berulang. Ia menambahkan, reklamasi pascatambang kerap tidak berjalan sesuai ketentuan meskipun secara administratif dana telah tersedia.

“Permasalahan utamanya terletak pada kurangnya kontrol dan transparansi dalam pengelolaan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Hizbul Wathan UMS berupaya membangun kesadaran kolektif di kalangan mahasiswa sebagai bagian dari gerakan Save the Earth. Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong kepedulian yang lebih luas terhadap keberlanjutan lingkungan.

Kontributor: Gissya
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://simseam.ft.uns.ac.id/https://sipil.ft.uns.ac.id/slot gacorhttps://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/slot gacorhttps://akperstg.ac.id/https://fisip.uisu.ac.id/https://web.pn-sidrap.go.id/
https://hormon-osteoporosezentrum.de/judi bolahttps://saopaulodeolivenca.am.gov.br/slot gacorzonawin777zonawin777Pkv games