Berita

BEM UMP Luncurkan Smart Farming IoT Berbasis Energi Surya di Banyumas

PWMJATENG.COMBANYUMAS — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (BEM FPP UMP) resmi meluncurkan teknologi smart farming IoT di Desa Purbadana, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Peluncuran program SI-PINTAR ini memanfaatkan pendanaan Hibah Kemendiktisaintek melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).

Inovasi tersebut menggabungkan otomatisasi hidroponik dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Langkah ini memangkas biaya energi operasional sekaligus meningkatkan efisiensi produksi sayuran lokal secara signifikan.

Efisiensi Energi Surya dan Otomatisasi Pertanian

Sistem smart farming IoT ini membantu petani memantau kelembapan, suhu, dan kadar nutrisi tanaman hidroponik Banyumas secara otomatis dari jarak jauh. Penggunaan energi surya menjadi penopang utama daya listrik, sehingga warga tidak bergantung pada listrik konvensional yang berbiaya tinggi.

Wakil Rektor III UMP, Drs. Ikhsan Mujahid, M.Si., mengapresiasi terobosan mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan langsung ke tengah masyarakat. Pihak kampus berharap inovasi ini memberikan manfaat ekonomi yang nyata dan berkelanjutan bagi warga Desa Purbadana.

Dekan FPP UMP, Dr. Anis Shofiyani, S.P., M.P., menegaskan bahwa program ini tidak sekadar mengenalkan perangkat canggih. Mahasiswa BEM UMP juga mendampingi warga lokal agar mampu mengelola sistem hidroponik modern ini secara mandiri.

Kolaborasi Warga dan Hilirisasi Produk Desa

Kepala Desa Purbadana, Warsito, menyambut positif kehadiran teknologi ini di wilayahnya. Pemerintah desa berkomitmen mendukung sinergi antara mahasiswa, Kelompok Wanita Tani (KWT), kelompok tani (Poktan), dan PKK demi menjaga keberlanjutan program.

Dukungan serupa datang dari Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sumbang, Eka Ratna Wulandari, S.P. Ia menilai penerapan smart farming IoT sangat relevan dengan tantangan sektor pertanian saat ini yang menuntut efisiensi dan kepastian hasil panen.

Ketua Pelaksana PPK Ormawa BEM FPP UMP, Ivanalian S., menjelaskan bahwa program SI-PINTAR mencakup pelatihan pengelolaan nutrisi, pengolahan hasil panen, hingga strategi pemasaran digital. Tim mahasiswa ingin memastikan produk hidroponik Banyumas dari desa ini memiliki daya saing tinggi di pasar modern.

Rangkaian kegiatan peluncuran ini menandai dimulainya era baru pertanian digital di Kabupaten Banyumas. Kolaborasi erat antara akademisi dan warga diharapkan menjadikan Desa Purbadana sebagai percontohan kawasan pertanian modern mandiri energi.

Kontributor: Cahyudi
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/