Siswa Muhammadiyah Wonosobo Ikuti Simposium Kesehatan Mata dan Pemeriksaan Gratis

PWMJATENG.COM, WONOSOBO — Sekitar 300 siswa SMA dan SMK Muhammadiyah Wonosobo mengikuti simposium kesehatan mata bertema Effect of Digital Device on Eye Health yang dirangkai dengan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis di GOR SMA Muhammadiyah Wonosobo, Senin (20/4).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Akademi Optometri Yogyakarta dengan Centro Escolar University dalam rangka memperingati World Optometry Day 2026. Acara juga melibatkan mahasiswa dari kedua institusi melalui program pertukaran pelajar (student exchange).
Edukasi Kesehatan Mata di Era Digital
Dalam simposium tersebut, para siswa memperoleh edukasi tentang dampak penggunaan perangkat digital terhadap kesehatan mata. Isu ini menjadi perhatian penting karena pelajar saat ini akrab dengan penggunaan gawai dalam kegiatan belajar maupun aktivitas sehari-hari.
Materi disampaikan secara interaktif oleh para ahli optometri. Sesi ini juga dilengkapi diskusi mengenai cara menjaga kesehatan mata, termasuk pengaturan waktu menatap layar, pencahayaan yang tepat, dan pentingnya pemeriksaan mata secara berkala.
Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis
Setelah sesi simposium, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan mata gratis bagi para siswa. Peserta yang terindikasi mengalami gangguan penglihatan mendapatkan bantuan kacamata tanpa biaya sebagai bagian dari bakti sosial.
Program ini tidak hanya memberi pengetahuan, tetapi juga layanan kesehatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh siswa. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan mata pelajar di tengah pesatnya penggunaan perangkat digital.
Dukung Kesehatan dan Kualitas Hidup Siswa
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini karena dinilai bermanfaat bagi siswa, baik dari sisi edukasi maupun layanan kesehatan. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini.
Simposium internasional ini juga menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan dan layanan kesehatan dalam mendukung kualitas hidup siswa yang lebih baik. Melalui kolaborasi tersebut, pelajar tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga akses pemeriksaan mata yang bermanfaat secara langsung.
Kontributor: Rudi Pramono
Editor: Al-Afasy



