SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar One Day Ramadan Berkemajuan

PWMJATENG.COM, Surakarta – SD Muhammadiyah 1 Solo menggelar program One Day Ramadan Berkemajuan sebagai upaya memperkuat budaya religius dan pembentukan karakter siswa, Senin (tanggal perlu diverifikasi).
Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo, Sri Sayekti, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan karakter siswa, baik dalam aspek akademik maupun spiritual.
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum bagi seluruh warga sekolah untuk meningkatkan kualitas diri. Nilai-nilai yang ditanamkan meliputi kecintaan kepada Allah Swt., Rasulullah saw., Al-Qur’an, orang tua, guru, sesama, ilmu, kebersihan, dan tanah air.
“Muara dari kegiatan ini adalah terbentuknya pribadi yang lebih disiplin, empati, dan bermental pemenang. Karena itu, kami menggelar One Day Ramadan Berkemajuan,” ujar Sri Sayekti.
Kegiatan Sejak Pagi hingga Tarawih
Suasana sekolah yang beralamat di Jalan Kartini Nomor 1, kawasan barat Pura Mangkunegaran, itu berubah layaknya pondok pesantren. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan salat duha berjemaah, tadarus Al-Qur’an, praktik salat dengan bacaan jahr, serta hafalan surat-surat pendek menggunakan kartu mutabaah.
Pada sore hari, para siswa mengikuti buka puasa bersama. Dalam kegiatan itu, siswa juga menerima snack hasil kolaborasi dengan KL Lazismu Solo sebanyak 800 paket.
“One Day Ramadan Berkemajuan diakhiri dengan salat tarawih 11 rakaat, dengan formasi empat rakaat, empat rakaat, dan tiga rakaat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh al-Ustaz Dwi Jatmiko, M.Pd., pada pukul 20.15 WIB,” jelasnya.
Tanamkan Karakter Religius dan Mandiri
Sri Sayekti menambahkan, kegiatan pesantren Ramadan ini juga dirancang untuk menumbuhkan karakter mandiri pada peserta didik. Pemantauan dilakukan oleh wali kelas bersama guru mata pelajaran agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan optimal.
Ia berharap siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
“Ramadan adalah bulan tarbiyah dan bulan yang ramah anak. Ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar banyak hal, mulai dari disiplin ibadah hingga kepedulian sosial,” katanya.
Kontributor: Dwi Jatmiko
Editor: Al-Afasy



