Rebut Ruang Siber: Muhammadiyah Jateng Cetak Kader Digital Berbasis AI dan SEO

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah melakukan langkah revolusioner dalam dakwah digital. Melalui agenda Pesantren Jurnalistik, sebanyak 110 jurnalis muda digembleng untuk menguasai teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan strategi Search Engine Optimization (SEO) di Gedung BPSDMD Jateng, Jumat (6/3).
Ketua MPI PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Muchlas, M.T., menegaskan bahwa jurnalisme Muhammadiyah adalah jalan perjuangan (jihad literasi). Ia mengingatkan bahwa meski AI mampu mempercepat riset dan penulisan, marwah jurnalis sebagai penyampai kebenaran tidak boleh terganti oleh mesin.
“Profesi jurnalis adalah jalan idealitas, bukan tempat mencari materi. Kita gunakan AI untuk efisiensi, namun kebenaran fakta tetap menjadi panglima. Jurnalis Muhammadiyah harus menjaga jarak dari narasi liar para buzzer,” tegas Prof. Muchlas.
Sekretaris MPI PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menyoroti potensi besar ratusan ribu mahasiswa Muhammadiyah yang harus bertransformasi menjadi kader digital produktif. Data menunjukkan kata kunci “Muhammadiyah” dicari puluhan ribu kali setiap bulan, namun konten yang sistematis masih perlu ditingkatkan.
“Target kita adalah mengubah potensi ini menjadi agen literasi digital yang solutif. Kita harus bergerak cepat memperkuat SEO agar konten Islam yang rasional dan membumi bisa ditemukan dengan mudah oleh generasi muda yang mencari jawaban di dunia online,” ungkap Prof. Anam.
Selain teknik produksi konten kreatif dan videografi mobile, acara ini juga menyasar pendataan aset bersejarah (heritage) Muhammadiyah secara digital. Langkah ini penting agar sejarah perjuangan terdokumentasi secara sistematis bagi generasi mendatang.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Drs. H. Wahyudi, M.Pd. Dalam pesan pembukanya, Wahyudi mengajak peserta untuk memiliki keberanian dalam berinovasi di ruang siber. “Jika kita punya keberanian, kita akan menjadi manusia terbaik (Khairu Ummah). Semoga ikhtiar ini membawa kita pada derajat tersebut,” pungkasnya.
Melalui sinergi teknologi AI dan integritas jurnalisme berkemajuan, Muhammadiyah Jawa Tengah kini siap mengisi ruang digital dengan cahaya kebenaran yang mencerahkan.
Kontributor: Adib Abyan Alb | Humas
Editor: Al-Afasy



