Bukber Kalcer di Ngasem: Saat Ramadan Memeluk Semua Elemen Umat Islam

PWMJATENG.COM, COLOMADU – Semangat kebersamaan tanpa sekat mewarnai langit Ngasem Baru menjelang Ramadan 1447 H. Melalui agenda bertajuk “Bukber Kalcer: Satu Langkah untuk Ukhuwah”, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Aisyiyah (PRA) Ngasem bersama DKM Masjid Al-Faifi sukses menyatukan ratusan jamaah dari berbagai elemen masyarakat, Ahad (1/3).
Acara yang dipusatkan di Masjid Al-Faifi ini dihadiri sekitar 300 hingga 400 jamaah. Menariknya, kegiatan ini menjadi ruang temu bagi berbagai organisasi kemasyarakatan Islam, termasuk Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), untuk duduk bersama dalam satu meja persaudaraan.
Ketua Panitia, Muhammad Subhi Apriantoro, menegaskan bahwa esensi kegiatan ini adalah menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk “memeluk” seluruh elemen masyarakat Muslim.
“Ramadan itu tidak memisah-misahkan, tetapi memeluk semua. Kami ingin semua elemen umat Islam di Ngasem dan sekitarnya terhimpun menjadi satu. Tahun depan, kami menargetkan 1.000 jamaah hadir sebagai bentuk penguatan solidaritas,” ungkap Subhi dengan optimis.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan seni Islami dari santri TPA Masjid Al-Faifi dan siswa MIM Ngasem. Suasana semakin khidmat saat Topan Akbar Saksana, S.Pd. menyampaikan tausiyah mengenai hikmah Ramadan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan Ramadan tidak diukur dari euforia sesaat, melainkan pada kemampuan membentuk kebiasaan baik yang istikamah.
“Ramadan adalah kesempatan membiasakan diri melakukan kebaikan, sehingga menjadi amalan yang terus dipertahankan bahkan setelah bulan suci ini berlalu,” pesannya di hadapan jamaah.
Ketua PRM Ngasem, Muh Natsir, berharap Bukber Kalcer menjadi pemantik bagi program kolaborasi yang lebih luas. Di masa mendatang, ia memproyeksikan kegiatan bersama tidak hanya di bidang dakwah mimbar, tetapi juga aksi nyata seperti program penghijauan dan pemberdayaan lingkungan bersama seluruh DKM di wilayah Ngasem.
Melalui Bukber Kalcer, Ngasem memberikan teladan bahwa perbedaan latar belakang organisasi bukanlah penghalang untuk bersinergi. Ramadan hadir sebagai jembatan untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, dan menumbuhkan semangat kebaikan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Kontributor: Yonanda Sukma Wardana | Humas
Editor: Al-Afasy



