Hapus Takut Salah, Mahasiswa KKN UMS Ajarkan Remaja Desa Parakan Seni Berbicara

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar aksi nyata untuk memperkuat mentalitas generasi muda. Bertempat di MI Muhammadiyah Parakan, Karanganyar, mereka menyelenggarakan sosialisasi bertajuk “Speak Up and Stand Out: Seni Berbicara Tanpa Takut Salah”, Jumat (20/2).
Kegiatan ini lahir dari kegelisahan akan banyaknya remaja yang memiliki gagasan cemerlang, namun seringkali terhambat oleh rasa takut dihakimi atau dinilai negatif oleh lingkungannya.
salah satu inisiator kegiatan, menyebut bahwa program ini adalah ikhtiar untuk menumbuhkan keberanian remaja dalam menyampaikan aspirasi. “Kami ingin mereka berani bersuara secara santun dan percaya diri. Penilaian negatif lingkungan jangan sampai membungkam potensi mereka,” ujarnya.
Hadir sebagai narasumber, Annisa Nur Rahmawati, M.Psi., Psikolog, memberikan perspektif psikologis yang mendalam. Ia menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan umum adalah keterampilan hidup (life skill) agar individu bisa berperan aktif secara sosial.
“Setiap individu punya hak untuk menyampaikan pendapat. Tidak perlu takut salah, karena kita semua berada dalam proses belajar yang sama,” ungkap Annisa di hadapan para peserta yang antusias.
Dimulai pukul 13.00 WIB, acara ini jauh dari kesan kaku. Mahasiswa mengemasnya secara interaktif, memadukan pemaparan materi dengan diskusi terbuka. Para remaja Desa Parakan terlihat aktif berbagi pengalaman unik mereka saat berkomunikasi di sekolah maupun organisasi pemuda setempat.
Melalui kegiatan ini, KKN-DIK FKIP UMS berharap lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental untuk tampil dan bersuara di ruang publik demi kemajuan desa mereka.
Kontributor: Zahra | Humas
Editor: Al-Afasy



