Cetak 147 Generasi Qurani, SD Muhammadiyah PK Solo Sukses Gelar Wisuda Tahfiz dan Tilawah

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Suasana khidmat menyelimuti Borobudur Ballroom Hotel Novotel Solo pada Sabtu (9/5/2026). Sebanyak 147 murid merayakan keberhasilan dalam agenda Wisuda Tahfiz SD Muhammadiyah PK Solo ke-10 dan Wisuda Tilawah ke-8.
Acara tahunan ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mencetak generasi Qurani yang unggul. Para siswa menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menghafal serta menjaga Kalamullah sepanjang tahun ajaran 2025/2026.
Pihak sekolah mengusung tema besar “Mewujudkan Generasi Qurani yang Berakhlak Mulia, Cerdas, dan Berkemajuan”. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi bagi para penjaga Al-Qur’an muda di Kota Solo.
Capaian Hafalan Murid SD Muhammadiyah Kottabarat
Data kepanitiaan mencatat peserta terdiri dari 71 murid wisuda tilawah dan 76 murid wisuda tahfiz. Capaian hafalan mereka sangat mengagumkan, mulai dari Juz 30 hingga Juz 3.
Naila Azka Zafira meraih predikat wisudawan terbaik dengan capaian hafalan Juz 26-30. Keberhasilan Naila menjadi inspirasi bagi adik kelas untuk terus semangat mengejar target hafalan mereka.
Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Nursalam, menegaskan bahwa wisuda ini bukanlah titik akhir. Namun, momen ini merupakan awal bagi murid untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup masa depan.
Simbol Mahkota Kemuliaan untuk Orang Tua
Puncak acara Wisuda Tahfiz SD Muhammadiyah PK Solo ini diwarnai isak tangis haru. Para wisudawan menyanyikan lagu “Aku Ingin Jadi Hafiz Qur’an” sambil berjalan menuju kursi orang tua masing-masing.
Murid-murid kemudian memasangkan mahkota secara simbolis ke kepala ayah dan ibu mereka. Prosesi ini menggambarkan keyakinan bahwa anak penghafal Al-Qur’an akan memberikan kemuliaan bagi orang tuanya di akhirat kelak.
Oleh karena itu, Nursalam juga mengapresiasi peran aktif wali murid. Menurutnya, keluarga adalah madrasah sesungguhnya yang senantiasa mendampingi perjalanan spiritual anak-anak secara berkelanjutan.
Edukasi Melalui Wayang Golek Pitutur
Keunikan acara terlihat saat Ustaz Ki Pujiono memberikan tausiah melalui media wayang golek pitutur. Beliau mengingatkan pentingnya memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an dalam menghadapi tantangan zaman.
Selain itu, sekolah memberikan penghargaan khusus dalam berbagai kategori menarik. Kategori tersebut meliputi wisudawan kakak-beradik, wisudawan tersemangat, hingga peserta termuda guna memotivasi seluruh siswa.
Hadir pula perwakilan Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo dan Pengawas PAI Kemenag. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap program penguatan karakter berbasis Al-Qur’an di sekolah tersebut.
Kontributor : Nikmah Hidayati
Editor: Al-Afasy



