Inovasi Pembelajaran IPA: FKIP UMS Kukuhkan Dua Doktor Baru Berpredikat Cumlaude
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKIP UMS) menghadirkan inovasi pembelajaran IPA berbasis deep learning dan komik digital interaktif. Terobosan ilmiah ini lahir dalam Ujian Promosi Doktor FKIP UMS yang mengukuhkan dua lulusan baru berpredikat cumlaude, Kamis (13/8/2026).
Langkah inovatif ini menjawab tantangan keterbatasan bahan ajar interaktif di sekolah. Oleh karena itu, kedua doktor baru tersebut menciptakan media pembelajaran modern yang mendukung Kurikulum Merdeka di jenjang SMP dan SD.
Buku Ajar Berbasis Deep Learning untuk SMP
Dr. Rosita Budi Indaryanti, lulusan ke-25 Prodi Doktor Ilmu Pendidikan FKIP UMS, mengembangkan inovasi pembelajaran IPA berupa buku ajar deep learning. Karya penelitian ini terbukti efektif meningkatkan penalaran kritis serta kreativitas murid SMP.
Melalui metode Research and Development (R&D) model 4D, Rosita mencatatkan tingkat kepraktisan buku ajar mencapai 96,3 persen. Selain itu, nilai rerata siswa melonjak signifikan dari 74,8 pada pretest menjadi 84,1 pada posttest.
“Buku ajar ini menjadi bahan pendukung penting dalam Kurikulum Merdeka. Selain itu, media ini berfokus pada penguatan kompetensi abad ke-21,” ujar Rosita di Surakarta, Jumat (14/8/2026).
Selanjutnya, Rosita meraih predikat cumlaude dengan IPK 3,81 setelah menempuh studi selama tiga tahun. Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., memuji hasil riset tersebut karena memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan lokal di Kabupaten Sukoharjo.
E-KIPABEL: Komik Digital Interaktif untuk Siswa SD
Pada momen yang sama, FKIP UMS mengukuhkan Dr. Mazwar Ismiyanto sebagai lulusan doktor ke-26. Mazwar mengemas inovasi pembelajaran IPA berbasis komik digital interaktif bernama E-KIPABEL untuk tingkat sekolah dasar.
E-KIPABEL mengintegrasikan sintaks Problem Based Learning (PBL) ke dalam alur cerita komik digital. Hasil pengujian metode ADDIE membuktikan bahwa media ini sangat layak untuk mengasah Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa.
Kemudian, Mazwar berhasil menyelesaikan studinya dengan IPK 3,87 dan meraih predikat cumlaude. Penggunaan komik interaktif ini terbukti menaikkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa secara signifikan.
Akhirnya, melalui kehadiran dua doktor baru ini, UMS terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan inovasi pembelajaran IPA. Kontribusi akademis ini akan meningkatkan mutu pendidikan nasional secara berkelanjutan.
Kontributor: Fika
Editor: Akmal



