Gandeng UMS, Layanan Pajak Kendaraan Ponorogo Makin Cepat Lewat Aplikasi SIJATIL
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut mengakselerasi transformasi layanan publik digital di Jawa Timur. Lewat Program Magang Mandiri, mahasiswa FEB UMS mendukung optimalisasi sistem SIJATIL di UPT PPD Ponorogo. Langkah ini memperluas akses layanan pajak kendaraan ponorogo agar lebih cepat dan mudah bagi masyarakat, Rabu (22/7/2026).
Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kendaraan. Bapenda Jatim memperluas jangkauan layanan pembayaran PKB hingga ke desa dan kelurahan. Perluasan ini difasilitasi oleh UPT PPD Ponorogo.
Langkah ini berjalan optimal berkat penguatan sistem SIJATIL. Sistem ini mengintegrasikan transaksi jaringan layanan mitra pembayaran pajak kendaraan. Inovasi digital tersebut memangkas birokrasi dan waktu antrean warga. Masyarakat kini dapat membayar pajak kendaraan ponorogo dengan cepat. Transaksi berlangsung lebih transparan dan akuntabel di berbagai titik mitra resmi.
Sinergi Digitalisasi Pajak Kendaraan Ponorogo
Keberhasilan ekspansi ekosistem digital ini mendapat dukungan langsung dari kalangan akademisi. Dua mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS turun langsung ke lapangan. Anindya Putri Annora dan Pebrianti Nurul Azizah mendampingi masyarakat secara langsung. Mereka juga menganalisis jaringan mitra pembayaran SIJATIL di lapangan.
Keterlibatan aktif ini memberikan dampak nyata pada efektivitas transaksi bulanan masyarakat. Mahasiswa mengumpulkan data penting dan memetakan kendala teknis. Selain itu, mereka memberikan pendampingan langsung kepada para mitra layanan di Ponorogo.
“Kami tidak hanya mempelajari proses administrasi pelayanan PKB, tetapi juga melakukan observasi, pendampingan, dokumentasi, analisis proses bisnis, serta pengumpulan data pada jaringan Mitra Layanan Pembayaran PKB yang telah tergabung dalam ekosistem SIJATIL,” ujar Mahasiswa Magang FEB UMS, Anindya Putri Annora, Rabu (22/7/2026).
Dorong Kepatuhan Wajib Pajak Daerah
Inovasi jaringan mitra digital ini terbukti meningkatkan kenyamanan masyarakat. Wajib pajak kini lebih mudah memenuhi kewajiban daerahnya. Selain itu, kolaborasi Bapenda Jatim dan kampus melahirkan berbagai masukan objektif. Masukan ini berguna untuk menyempurnakan kualitas pelayanan pajak kendaraan ponorogo.
Kepala UPT PPD Ponorogo, Sartono, S.Sos, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi berbasis data ini. Menurutnya, partisipasi aktif akademisi mempercepat evaluasi di lapangan. Langkah ini juga mendorong pengembangan inovasi secara berkelanjutan.
“Kehadiran mereka tidak hanya untuk memenuhi proses akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui observasi, analisis, dan pendampingan langsung kepada Mitra Layanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di berbagai titik pelayanan,” ujar Sartono.
Sartono menegaskan bahwa kemudahan akses menjadi kunci utama kesadaran wajib pajak. Kemudahan ini sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur.
“Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah tidak hanya bergantung pada regulasi dan teknologi, tetapi juga memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, mitra layanan, dan dunia pendidikan,” tutur Sartono.
Sinergi berkelanjutan ini diharapkan menjadi model percontohan pelayanan publik digital di Jawa Timur. Lewat kemudahan aplikasi SIJATIL dan perluasan jaringan mitra, warga Ponorogo makin dimudahkan. Masyarakat kini dapat menikmati layanan pembayaran pajak kendaraan yang cepat, dekat, dan transparan.
Kontributor: Fika
Editor: Al-Afasy



