Cegah Penipuan, UMP Jadikan Edukasi Keamanan Finansial Digital Fokus Utama di Library Festival 2026

PWMJATENG.COM, BANYUMAS – Masifnya kasus kejahatan siber yang menyasar generasi muda mendorong UMP mengambil langkah proaktif dengan menggandeng OJK untuk membekali mahasiswa dan masyarakat dengan keamanan finansial digital yang krusial di era modern.
Peningkatan kasus kejahatan finansial digital di Indonesia mendorong UMP mengambil langkah preventif melalui gelaran UMP Library Festival 2026. Sinergi dengan OJK Purwokerto menjadi upaya nyata dalam membekali mahasiswa dengan kemampuan proteksi aset di dunia maya.
Perpustakaan sebagai Pusat Literasi Keamanan
Perpustakaan UMP kini bertransformasi menjadi ruang inklusif yang melampaui fungsi konvensional sebagai tempat membaca. Kepala Perpustakaan UMP, Riski Tri Wisnamawati, S.Hum., menjelaskan bahwa perpustakaan harus menjadi sumber pengetahuan yang berdampak bagi masyarakat.
“Perpustakaan itu tidak hanya untuk belajar, cari buku, atau baca saja. Tapi perpustakaan itu memang benar-benar sumber ilmu, sumber pengetahuan yang inklusif dan berdampak. Kita ingin memberikan pengetahuan lebih tentang kejahatan digital, makanya kami bersinergi dengan OJK,” ujar Riski.
Langkah ini menyelaraskan visi institusi dalam menghadapi tantangan era digital. Pihak kampus memastikan bahwa literasi keuangan mahasiswa menjadi prioritas utama agar mereka lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan online yang terus berkembang.

Adaptasi Teknologi dan Pemberdayaan Ekonomi
Selain fokus pada keamanan finansial digital, festival ini juga mengedukasi mahasiswa tentang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Webinar khusus mengenai penggunaan alat seperti SCISPACE dan QUILLBOT menjadi pembuka rangkaian kegiatan pada 20 Mei 2026.
Wakil Rektor IV UMP, Assoc. Prof. Akhmad Darmawan, Ph.D., menekankan pentingnya adaptasi teknologi bagi seluruh civitas akademika. Baginya, perpustakaan memegang peranan krusial dalam menentukan kemajuan perguruan tinggi di masa depan.
“Tanpa perpustakaan, perguruan tinggi ini tidak akan maju. Di era digital ini, perpustakaan akan terus berbenah dan adaptif terhadap perubahan teknologi dan informasi,” tegas Akhmad Darmawan.
Festival ini turut menggeliatkan ekonomi lokal melalui bazar buku dan kuliner yang melibatkan puluhan stan UMKM binaan. Pengunjung dapat menikmati rangkaian acara di Halaman Perpustakaan UMP pada 9-10 Juni 2026 dengan akses terbuka untuk umum.
Selain talk show bertajuk “Smart Finance Campus Talk”, panitia juga menyelenggarakan kompetisi ulas buku “Bibliobattle Competition 2026”. Fasilitas menarik seperti photobooth dan penampilan musik semakin memeriahkan ajang yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan mahasiswa tersebut.
Kontributor: Cahyudi
Editor: Alafasy



