Berita

Transaksi Keuangan Digital: BI Purwokerto Kampanyekan Keamanan Transaksi Lewat Balon Udara Raksasa

PWMJATENG.COMPURWOKERTO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto memiliki cara unik untuk mengedukasi masyarakat mengenai keamanan dalam ekosistem finansial siber. Oleh karena itu, bank sentral meluncurkan balon udara raksasa bermotif kampanye perlindungan konsumen di langit Banyumas. Langkah taktis ini sengaja menyasar penguatan literasi transaksi keuangan digital bagi generasi muda.

Sementara itu, momentum unik ini bertepatan dengan gelaran Festival Balon Udara UMP 2026 dalam rangka Milad ke-61 kampus setempat pada Minggu (28/6/2026). Wahana terbang milik BI tersebut sukses mencuri perhatian ribuan pasang mata pengunjung. Selain itu, desain visual balon secara mencolok menampilkan tulisan PeKA (Peduli, Kenali, Adukan) dan simbol pembayaran nontunai nasional.

Di sisi lain, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Christoveny, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja menerapkan strategi komunikasi publik yang lebih kreatif. Selanjutnya, tim BI ingin menyapa anak muda lewat pendekatan budaya populer yang interaktif. Sinergi seni dan edukasi ini terbukti ampuh menarik minat warga untuk melek hak-hak finansial mereka.

Gencarkan Penggunaan QRIS untuk Cegah Risiko Fraud

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli dan mengenali hak serta kewajiban masing-masing,” ungkap Christoveny dalam keterangan tertulisnya.

Kemudian, ia menjabarkan bahwa skema PeKA melatih warga agar tidak ragu melaporkan segala bentuk kendala sistem perbankan. Dengan demikian, masyarakat bisa terhindar dari berbagai potensi kerugian akibat kejahatan siber. Selaras dengan hal itu, kehadiran logo besar di badan balon sekaligus mengampanyekan perluasan penggunaan QRIS secara masif.

Oleh sebab itu, BI terus memotivasi pelaku usaha dan konsumen untuk mengadopsi budaya cashless dalam roda ekonomi harian. Hasilnya, sistem pembayaran nontunai nasional ini bisa semakin membumi sebagai pilar transformasi digital Indonesia. Meskipun demikian, pertumbuhan transaksi virtual tetap wajib berjalan beriringan dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi.

Sosialisasi Gerakan Cinta Rupiah Lewat Panduan 5J

Sebab, petugas lapangan tidak hanya mengulas seputar transaksi keuangan digital saja. Pada akhirnya, tim pengawas moneter juga menggelar sosialisasi langsung mengenai panduan 5J untuk merawat uang fisik. Melalui aksi tersebut, warga belajar untuk tidak melipat, mencoret, menstapler, meremas, maupun membasahi lembaran rupiah.

Bahkan, Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, melemparkan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis antara dunia akademik dan lembaga negara ini. Menurutnya, kampus siap menjadi mitra utama dalam menyukseskan program literasi keuangan nasional. Namun, konsistensi edukasi pasca-festival tetap menjadi kunci utama keberhasilan program.

Sebagai bukti nyata dari kesuksesan acara, puluhan balon warna-warni ikut menyemarakkan langit Purwokerto. Pihak universitas berkomitmen untuk terus membuka pintu sinergi demi penguatan ekonomi lokal. Pada akhir cerita, terobosan kreatif Bank Indonesia Purwokerto ini sukses mencetak ekosistem digital masyarakat yang jauh lebih aktif, mandiri, dan aman.

Kontributor: Humas UMP
Editor: Ayma

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/https://hormon-osteoporosezentrum.de/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/https://akperstg.ac.id/
zonawin777zonawin777