Aksi Kompak Mahasiswa Internasional UMP Nyanyikan Lagu “Tanah Airku” di Upacara HUT ke-81 RI
PWMJATENG.COM, PURWOKERTO — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di halaman Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Purwokerto menghadirkan pemandangan menarik, Senin (17/8/2026). Pada momen bersejarah ini, kelompok mahasiswa internasional UMP tampil kompak menyanyikan lagu “Tanah Airku” bersama seluruh peserta upacara.
Meskipun berasal dari latar belakang negara yang berbeda, para mahasiswa asing ini tetap berdiri tegap di bawah kibaran bendera merah putih. Selain itu, mereka juga berbaur penuh semangat bersama ribuan civitas akademika demi menyemarakkan hari kemerdekaan Indonesia.
Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa internasional UMP dari berbagai negara memberikan nuansa baru dalam jalannya seremoni. Bahkan, lagu kebangsaan dan tembang daerah menjadi sarana kebersamaan yang efektif untuk mempererat hubungan antarbangsa.
Lantunan “Tanah Airku” dari Mahasiswa 11 Negara
Secara keseluruhan, sebanyak 18 mahasiswa internasional UMP berpartisipasi aktif dalam kegiatan tahunan tersebut. Mereka sendiri datang dari 11 negara, seperti Mali, Tanzania, Togo, Sudan, Komoro, Thailand, Afrika Selatan, Myanmar, Tajikistan, Kirgizstan, dan India.
Selanjutnya, saat alunan musik “Tanah Airku” mulai terdengar, para mahasiswa asing tersebut langsung menyanyikan liriknya dengan sangat fasih. Tembang yang mengisahkan kecintaan pada Nusantara ini pun bergema nyaring dari para mahasiswa yang sedang menempuh studi di Purwokerto.
Sementara itu, suasana upacara makin semarak ketika lagu daerah “Rasa Sayange” dibawakan. Alhasil, para mahasiswa dari benua Asia hingga Afrika tersebut tampak sangat menikmati momen kebudayaan Indonesia ini.
Pengalaman Lintas Budaya di Lingkungan Kampus
Di sisi lain, dosen pendamping, Dr. Pratik Hari Yuwono, M.A., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa internasional UMP bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar lintas budaya secara langsung. Lebih lanjut, pihak kampus ingin mengenalkan nilai-nilai kebangsaan Indonesia melalui kegiatan seremoni resmi.
“Kami ingin mereka mengenal budaya dan masyarakat Indonesia dari dekat. Sebab, saat mahasiswa internasional UMP menyanyikan lagu ‘Tanah Airku’, terjadi interaksi budaya yang positif dan saling memahami,” ujar Pratik.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa perbedaan asal negara tidak menyurutkan antusiasme mereka untuk mengenal sejarah Indonesia. Dengan demikian, lingkungan kampus menjadi ruang yang sangat tepat untuk membangun persahabatan global.
Pesan Kemerdekaan dan Internasionalisasi Perguruan Tinggi
Pada waktu yang sama, Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso selaku inspektur upacara turut mengapresiasi partisipasi para mahasiswa asing tersebut. Beliau menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus mendorong perguruan tinggi untuk terus menghadirkan karya yang bermanfaat.
Oleh sebab itu, Prof. Jebul menilai kehadiran mahasiswa internasional UMP membuktikan keberhasilan program internasionalisasi kampus. Menurut beliau, kampus tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga memperkenalkan budaya Indonesia ke panggung dunia.
Pada akhirnya, melalui penampilan lagu “Tanah Airku”, peringatan HUT ke-81 RI di UMP berhasil berlangsung meriah dan penuh warna. Momen ini sekaligus membuktikan bahwa pendidikan mampu menyatukan berbagai bangsa dalam satu kegiatan yang positif.
Kontributor: tgr
Editor: Akmal



