Tapak Suci Mengudara di Tanah Arab: Mahasiswa KKN UMS Tanamkan Karakter Muhammadiyah di Jeddah

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Misi internasionalisasi Muhammadiyah terus bergerak melampaui batas negara. Kali ini, dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Annisa Diah Miftakhul Awalin dan Qonita Lathifatus Tsaniyah, berhasil memperkenalkan Tapak Suci (TS) sebagai wadah kebugaran dan pembentukan karakter di Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Arab Saudi.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN Dik) ini berlangsung sejak 13 Januari hingga 6 Februari 2026. Fokus utamanya adalah mengintegrasikan nilai-nilai ideologi Muhammadiyah ke dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).
Mahasiswa prodi Pendidikan Jasmani FKIP UMS ini tidak hanya melatih fisik, tetapi juga mengenalkan filosofi “Dengan Iman dan Akhlak saya menjadi kuat”. Qonita menjelaskan bahwa Tapak Suci dipilih karena keunikannya yang menyatukan keterampilan gerak dasar dengan penanaman nilai keislaman.
“Kami menggunakan Tapak Suci sebagai basis pencak silat milik Muhammadiyah untuk membentuk karakter disiplin dan sportif peserta didik di SIJ. Respon siswa sangat luar biasa dan penuh antusias,” ujar Qonita, Senin (9/2).
Di bawah bimbingan DPL Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., program ini dinilai efektif sebagai inovasi pembelajaran PJOK. Selain memberikan variasi olahraga bela diri, kehadiran Tapak Suci di Jeddah menjadi sarana pelestarian budaya bangsa bagi anak-anak Indonesia yang tinggal di luar negeri.
Annisa dan Qonita berharap agar pengenalan Tapak Suci ini tidak berhenti saat masa KKN berakhir. Mereka mendorong pihak Sekolah Indonesia Jeddah untuk mengintegrasikan Tapak Suci secara berkelanjutan dalam kurikulum sekolah.
Langkah ini menegaskan peran UMS dalam menyebarkan nilai-nilai Islam berkemajuan di kancah global melalui pendekatan yang inklusif dan edukatif.
Editor: Al-Afasy



