Sambut Tahun Baru Islam 2026, PRM Tanjung Banyumas Siap Luncurkan Lumbung Sosial dan Kolam Ikan untuk Warga
PWMJATENG.COM, BANYUMAS – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tanjung Banyumas bergerak cepat mengonsolidasikan barisan menyambut momentum Tahun Baru Islam 2026. Mereka langsung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) intensif untuk membahas agenda umat. Kegiatan strategis ini berlangsung di Rumah Makan Sambel Bletok, Purwokerto Selatan.
Para pengurus memilih waktu pelaksanaan yang sangat istimewa. Ajang konsolidasi tersebut tepat bergulir pada Selasa, 1 Muharram 1447 H atau 16 Juni 2026. Pertemuan ini bertujuan menajamkan implementasi program kerja Muhammadiyah periode 2022-2027. Sebanyak 10 Majelis dan Lembaga tingkat ranting hadir memaparkan rencana aksi mereka.
Gebrakan Ekonomi dan Sosial Akar Rumput
Suasana rapat pleno tersebut berjalan sangat khidmat sekaligus hangat. Pemimpin rapat melemparkan berbagai ide segar untuk memajukan masyarakat Kelurahan Tanjung. Setelah itu, pembahasan langsung mengerucut pada sektor pemberdayaan riil masyarakat.
PRM Tanjung Banyumas siap meluncurkan rintisan kolam perikanan air tawar. Program ketahanan pangan ini menyasar penguatan ekonomi warga secara langsung. Selain itu, mereka juga memperkuat lumbung sosial melalui pembagian sembako berkala. Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Tanjung bakal mengawal aksi sosial tersebut, termasuk menggelar khitanan massal.
Langkah konkret ini menjadi bukti nyata gerakan dakwah di akar rumput. Pengurus ranting ingin kehadiran organisasi memberikan manfaat langsung secara ekonomi. Oleh karena itu, semua program sosial ekonomi wajib berjalan secara terukur dan berkelanjutan.
Peneguhan Ideologi dan Digitalisasi Dakwah
Selain urusan ekonomi, rapat strategis menyambut Tahun Baru Islam 2026 ini juga menyentuh aspek spiritual. Ketua PRM Tanjung, H. Sukino, memimpin langsung jalannya peneguhan ideologi pengurus. Para pimpinan secara serius menyimak materi tentang Tuntunan Berorganisasi menurut PHIWM.
Langkah berikutnya, Muhammadiyah Banyumas di tingkat ranting ini mulai merambah dunia digital. Majelis Pustaka dan Informatika mendapatkan mandat besar untuk mengoptimalkan media sosial. Mereka harus memanfaatkan platform digital sebagai instrumen utama dakwah modern. Publikasi masif akan membuat kegiatan persyarikatan lebih dikenal luas oleh publik.
Seluruh jajaran pimpinan yang hadir juga menunjukkan kesolidan yang luar biasa. Mereka kompak mengenakan seragam batik hijau Muhammadiyah. Keserasian ini memancarkan aura semangat syiar dakwah kultural yang sangat kuat di Banyumas.
Melalui momentum 1 Muharram 1447 H, PRM Tanjung Banyumas berkomitmen menjaga ritme organisasi. Momentum Tahun Baru Islam 2026 menjadi saksi kebangkitan dakwah amar ma’ruf nahi munkar yang nyata. Ranting Muhammadiyah sukses membuktikan diri sebagai ujung tombak gerakan yang paling dekat dengan umat.
Kontributor: Agus Salim
Editor: Alafasy



