Berita

Syekh Palestina di Ngaliyan: Saat Kita Sujud Tenang, Warga Gaza Bersujud di Bawah Ledakan

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Suasana khidmat menyelimuti Masjid At-Taqwa Ngaliyan saat ulama asal Gaza, Syekh Yousif Al Mudallal, memaparkan kondisi terkini Palestina dalam rangkaian Safari Syekh Palestina, Rabu (4/3) malam. Kehadiran beliau menjadi alarm kemanusiaan bagi warga Kota Semarang di tengah kekhusyukan bulan suci Ramadan.

Syekh Yousif menekankan bahwa isu Palestina bukan sekadar konflik wilayah, melainkan pertempuran abadi antara kebenaran dan kebatilan. Beliau menyoroti penderitaan warga Gaza pada Maret 2026 yang kian memprihatinkan akibat blokade total dan serangan yang menyasar fasilitas publik.

Dalam orasinya, Syekh Yousif menceritakan kisah memilukan tentang kelaparan ekstrem yang melanda Gaza. Karena bantuan pangan terhambat oleh zionis, warga sipil termasuk anak-anak terpaksa mengonsumsi dedaunan demi menyambung nyawa.

“Saat bapak dan ibu di sini menikmati sujud yang tenang, saudara kami di Gaza justru menghadapi serangan saat sedang bersujud. Allah memberkahi tanah Al-Aqsa, namun kini kesuciannya terus dirongrong,” ungkap Syekh Yousif dengan nada menyentuh.

Merespons situasi darurat tersebut, Lazismu Kota Semarang bersama Lazismu Jawa Tengah berkomitmen penuh mengawal penyaluran bantuan. Manajer Lazismu Kota Semarang, Thomi Setiawan, memastikan transparansi penuh dalam pengelolaan donasi masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Semarang untuk bergerak. Perjuangan warga Palestina sangat membutuhkan uluran tangan kita. Lazismu menjamin donasi ini 100 persen sampai langsung ke tangan mereka yang berhak di Palestina,” tegas Thomi.

Sebagai penutup safari di Ngaliyan, Syekh Yousif membekali jamaah dengan empat langkah jihad kontemporer:

  1. Menyumbangkan harta terbaik melalui lembaga resmi.
  2. Mengirimkan doa yang tulus dalam setiap sujud.
  3. Mendidik generasi muda agar mencintai Al-Qur’an dan Al-Aqsa.
  4. Menyiapkan jiwa untuk senantiasa membela agama Allah.

Safari kemanusiaan ini akan berlanjut ke beberapa titik strategis di Kota Semarang, termasuk Masjid Raya Candi Lama serta amal usaha Muhammadiyah seperti SMK Muhammadiyah 1 dan 2 Semarang, guna memperluas gelombang solidaritas “Semarang untuk Gaza”.

Kontributor: Adib Abyan Albi | Humas
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/