Sulap Limbah Jadi Juara, Tim KIR SMA Muhammadiyah 2 Mayong Sabet Penghargaan di Jepara Innovation Award 2026

PWMJATENG.COM, JEPARA – Semangat inovasi pelajar SMA Muhammadiyah 2 (Muda) Mayong kembali membuahkan hasil membanggakan. Tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) sekolah tersebut sukses meraih juara dalam ajang bergengsi Jepara Innovation Award (JIA) Vol. 2 Tahun 2026 yang memuncak pada Selasa (10/2).
Tim yang digawangi oleh Muthia Izza Azzahra (XI.1 Unggulan), Naila Azzahra (X.1), dan Tegar Ahmadi Sampurno (X.3) ini memukau dewan juri melalui inovasi berjudul “Bio Growth Bag: Packaging Ramah Lingkungan Berbasis Embedded Seed sebagai Inovasi Biofarming guna Menunjang SDGs.”
Latar belakang terciptanya Bio Growth Bag bermula dari keresahan para siswa terhadap tumpukan sampah plastik dan melimpahnya limbah kulit singkong serta sisik ikan di Kabupaten Jepara. Alih-alih membiarkannya menjadi polusi, mereka menyulap limbah tersebut menjadi kemasan organik fungsional.
Keunikan utama produk ini adalah fitur embedded seed (benih tertanam). Setelah kemasan digunakan, pengguna tidak perlu membuangnya ke tempat sampah. Kemasan dapat langsung dikubur di tanah dan akan terurai menjadi nutrisi bagi benih tanaman yang tertanam di dalamnya.
Keunggulan Strategis Bio Growth Bag:
- Eco-Friendly: Berbasis bahan alami lokal yang 100% biodegradable.
- Fungsi Ganda: Selain sebagai pelindung barang, produk ini berfungsi sebagai media tanam instan.
- Kemandirian Pangan: Mendukung ketahanan pangan keluarga melalui benih sayuran/buah yang disertakan pada kemasan.
- Visual Estetik: Tampilan unik dengan tekstur alami yang menarik untuk packaging premium.
Meski masih memerlukan pengembangan dalam hal daya tahan jangka panjang, potensi Bio Growth Bag untuk dikomersialkan sangat besar. Kemenangan ini diharapkan menjadi katalisator bagi pelajar lain di Jepara untuk menghadirkan solusi nyata bagi isu lingkungan.
“Prestasi ini adalah bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan jika dibarengi dengan riset dan kreativitas bisa menghasilkan solusi nyata bagi dunia,” ujar Tegar Ahmadi Sampurno dengan penuh syukur.
Sekolah berharap capaian ini memperkuat posisi SMA Muhammadiyah 2 Mayong sebagai sekolah berbasis riset yang mampu berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Kontributor: Monitha Ardiningsih| Humas
Editor: Al-Afasy



