Strategi Digital Marketing PDNA Kabupaten Pekalongan: Kunci Sukses Mengelola Akun Jualan
PWMJATENG.COM, PEKALONGAN – Peserta pelatihan wirausaha yang digelar PDNA Kabupaten Pekalongan berkolaborasi dengan HIMAFARSI UMPP menunjukkan antusiasme tinggi. Sesi kedua acara ini secara khusus membahas materi Digital Marketing untuk Dakwah, Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi Perempuan.
Siti Zahrotul Maqnuzah, selaku Kepala KL PDNA Kabupaten Pekalongan, memaparkan materi tersebut secara interaktif. Peserta dari berbagai latar belakang pun aktif mengajukan pertanyaan terkait strategi pemasaran digital.
Salah satu peserta menanyakan dilema dalam mengelola media sosial. Ia bertanya apakah akun jualan sebaiknya dipisah dari akun pribadi atau digabungkan saja.
Konsistensi dan Kreativitas sebagai Kunci Utama
Menanggapi hal tersebut, Siti Zahrotul Maqnuzah menjelaskan bahwa tidak ada pola tunggal yang bersifat mutlak. Menurutnya, setiap orang dapat menyesuaikan strategi dengan kebutuhan dan tujuan masing-masing.
Selanjutnya, ia menekankan bahwa hal paling penting dalam digital marketing adalah konsistensi serta kreativitas. Jika pelaku usaha menggunakan akun pribadi, mereka wajib menyajikan konten yang beragam agar audiens tidak merasa jenuh.
“Dalam digital marketing, konsistensi adalah kunci utama. Jangan hanya berjualan terus-menerus karena audiens bisa merasa bosan,” jelas Siti.
Ia menyarankan pelaku usaha untuk menyelingi konten jualan dengan berbagai materi bermanfaat lainnya. Contohnya, mereka bisa berbagi motivasi, pengalaman inspiratif, maupun konten edukasi yang relevan.
Membangun Hubungan dan Kepercayaan dengan Audiens
Strategi pemasaran digital tidak sekadar mempromosikan produk secara terus-menerus. Sebaliknya, pelaku usaha harus berfokus membangun hubungan serta kepercayaan dengan audiens.
Konten yang beragam akan membuat akun lebih menarik. Selain itu, hal tersebut membantu membangun kedekatan emosional dengan calon konsumen.
Akhirnya, materi ini mendorong peserta untuk memanfaatkan media digital secara strategis. Mereka tidak hanya menggunakan akun sebagai sarana jualan, tetapi juga sebagai ruang untuk berbagi, mengedukasi, dan membangun jejaring yang luas.
Kontributor: Ainun
Editor: Ayma



