Solo Raya Barometer Perkaderan: MPKSDI Perkuat Konsolidasi di Wonogiri

PWMJATENG.COM, WONORIGI – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Solo Raya menegaskan posisinya sebagai motor penggerak ideologi persyarikatan. Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Kantor PDM Wonogiri, Sabtu (7/2/2026), sebanyak 60 peserta dari enam daerah merumuskan strategi penguatan instruktur dan digitalisasi perkaderan.
Koordinator MPKSDI se-Solo Raya, Dr. Suyanto, S.Ag., M.Pd.I., menekankan bahwa pertemuan dua bulanan ini adalah ruang krusial untuk memastikan program nasional, seperti Program D1 Pendidikan Kemuhammadiyahan bagi Guru, terserap hingga tingkat daerah.
Masing-masing daerah memaparkan capaian unik yang menjadi referensi bersama:
- Klaten: Memimpin secara kuantitas dengan pelaksanaan 40 angkatan Baitul Arqom (1.900 peserta).
- Sragen: Fokus pada follow-up pasca-Baitul Arqom melalui kajian ideologi rutin bersama AMM.
- Wonogiri & Boyolali: Melakukan terobosan kolaboratif lintas majelis serta pengiriman kader untuk pendidikan spesialisasi kemuhammadiyahan.
- Karanganyar: Terus berinovasi di luar indikator kinerja utama (KPI) demi menjaga status Solo Raya sebagai barometer gerakan.
Sekretaris Koordinator MPKSDI Solo Raya, Abdul Afif Amrulloh, M.Psi., mengingatkan pentingnya implementasi SIMPEKA (Sistem Informasi Manajemen Perkaderan). Digitalisasi data ini menjadi kunci dalam memetakan profil instruktur dan memantau perkembangan kader secara real-time.
“Komitmen kami adalah meningkatkan kualitas tata kelola perkaderan. Tidak hanya sekadar melaksanakan pelatihan, tapi memastikan mutu instruktur dan administrasinya terstandar,” tegas Afif.
Rakor ini juga menyepakati rencana Syawalan Akbar MPKSDI se-Solo Raya sebagai ajang konsolidasi emosional dan ideologis setelah bulan Ramadhan mendatang. Melalui sinergi ini, MPKSDI Solo Raya optimis mampu mencetak SDM yang tidak hanya cakap secara profesional, tetapi juga militan secara ideologis.
Kontributor: M. Fatahillah | Humas
Editor: Al-Afasy



