Bukan Sekadar Bagi Daging, SMP Mutual Magelang Ubah Idul Adha Jadi ‘Lab’ Pendidikan Karakter Siswa
PWMJATENG.COM, MAGELANG — Melibatkan siswa secara langsung dalam penyembelihan hingga distribusi 450 paket daging, SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang membuktikan bahwa pendidikan karakter sekolah lebih efektif diajarkan melalui aksi nyata daripada sekadar teori di dalam kelas, Kamis (28/05).
SMP Mutual Kota Magelang membagikan 450 paket daging qurban kepada warga sekitar sekolah dan keluarga karyawan pada kesempatan tersebut. Kegiatan ini menjadi sarana pendidikan karakter sekolah yang melibatkan siswa secara langsung dalam proses penyembelihan hingga distribusi. Pihak sekolah mengumpulkan hewan qurban berupa dua ekor sapi dan tiga ekor kambing dari partisipasi guru serta siswa.
Lab Karakter di Balik Idul Adha
Kepala SMP Mutual, Ahmad Haryanto, menekankan pentingnya pengalaman nyata bagi para siswa. Ia percaya bahwa terlibat langsung dalam kegiatan sosial dapat menanamkan nilai-nilai keagamaan dengan lebih mendalam.
“Meskipun mereka hanya sekadar menonton atau bahkan membantu seperti memotong daging dan angkat-angkat, ini sudah menjadi pengalaman berharga tentunya,” ujar Ahmad.
Selain memberikan pengalaman praktis, kegiatan ini menjadi ajang refleksi tentang keikhlasan. Ahmad menjelaskan bahwa qurban melatih siswa mendahulukan perintah Allah di atas kepentingan duniawi. Siswa boarding dan perwakilan organisasi sekolah belajar bahwa iman membutuhkan pengorbanan nyata.
Dampak Sosial bagi Lingkungan
Semangat berbagi warga sekolah mendapat apresiasi dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang. Rifqi Muhammad, Ketua PDM Kota Magelang, mencatat antusiasme yang luar biasa meskipun kondisi ekonomi sedang menantang. Data Muhammadiyah setempat menunjukkan total 108 sapi telah terkumpul dari warga Muhammadiyah.
“Meskipun ekonomi sedang tidak menentu, warga Muhammadiyah tetap memiliki semangat qurban yang tinggi,” ulas Rifqi.
Semangat ini diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa di masa depan. Pengalaman masa remaja ini nantinya akan membekas hingga mereka dewasa dan menjadi alumni.
Sekolah sebagai Ruang Dakwah
Sekretaris PDM Kota Magelang, Salamun, menegaskan bahwa sekolah harus memberikan dampak bagi masyarakat sekitar. Kehadiran SMP Mutual sebagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) telah memenuhi peran tersebut dengan baik.
“Keberadaan sekolah harus berdampak. Ini bukti nyata bahwa SMP Mutual berdampak terhadap masyarakat sekitar sekolah sebagai bagian dari tangan panjang Muhammadiyah yaitu menjadi ruang dakwah,” tandas Salamun.
Kegiatan ini membuktikan bahwa sekolah tidak hanya fokus pada akademik. Mereka juga konsisten menjalankan misi sosial melalui aksi nyata yang bermanfaat luas bagi warga Kota Magelang.
Kontributor : Fury Fariansyah
Editor: Al-Afasy



